Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Monday, 5 April 2021

Tokoh Lintas Agama di Papua Deklarasi Damai Mengecam Aksi Terorisme di Indonesia

loading...

JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Papua Pdt. Lipius Biniluk bersama sejumlah tokoh lintas agama, menyerukan deklarasi damai yang dilaksanakan di kediaman  di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua pada Sabtu (3/4/2021).

Pernyataan sikap yang dibacakan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua, KH. Syaiful Islam Al Payage menyatakan, pertama mengutuk keras dan mengecam setiap aksi terorisme bom bunuh diri.

Kedua menghimbau dan mengajak seluruh komponen masyarakat dan umat beragama di Papua untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya kepada aparat kepolisian.
 
Ketiga, kami bertekad menjadi yang terdepan dan bersama segenap komponen bangsa untuk terus merawat kerukunan beragama demi tetap tegaknya persatuan dan kesatuan bangsa.

Keempat, kami mengajak seluruh komponen masyarakat dan umat beragama di Papua untuk menolak segala bentuk eksploitasi isu sara, intoleransi, radikalisme dan terorisme.

Kelima yakni agar terorisme dan radikalisme tidak berkembang di Indonesia, kami mengharapkan agar pemerintah melakukan seleksi atas sekte-sekte atau bidat-bidat yang ada serta menindak tegas lembaga yang tidak sesuai dengan hukum perundang-undangan yang berlaku.

Ketua FKUB Papua, Pdt. Lipiyus Biniluk pada kesempatan itu memberi apresiasi kepada Kepolisian Republik Indonesia dimana begitu terjadi ledakan di Makassar, Minggu (28/3) langsung bisa mengungkap aktor dibalik aksi yang tidak manusiawi itu.

"Saya percaya kemampuan TNI-Polri sanggup untuk mengatasi aksi terorisme di negeri ini dan tentu hal ini didukung semua tokoh lintas agama, khususnya di Papua, kita sudah sepakat jika ada indikasi keberadaan kelompok atau oknum radikalisme dan terorisme maka semua komponen akan ambil sikap dalam hal ini akan dipulangkan. (Noci)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...