Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Friday, 14 May 2021

Satgas Nemangkawi Tembak Mati Lesmin Waker, Komandan Pasukan KKB Lekagak Telenggen

loading...
Satgas Nemangkawi Tembak Mati Lesmin Waker, Komandan Pasukan KKB Lekagak Telenggen.lelemuku.com.jpg
JAKARTA, LELEMUKU.COM -Pasukan TNI/Polri yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi menembak mati Lesmin Waker, Komandan Pasukan Pintu Angin Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Lekagak Telenggen di Papua.

Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi Komisaris Besar Iqbal Alqudusy dalam keterangan tertulisnya mengatakan Lesmin Waker adalah salah satu penembak Bharada Komang, anggota Satgas Operasi Nemangkawi.

"Setelah pemburuan di wilayah Wuloni, pasukan TNI/Polri menembak Lesmin Waker, Komandan Pasukan Pintu Angin Kelompok Teroris Lekagak Telenggen," kata Iqbal dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 13 Mei 2021.

Menurut Iqbal lokasi kontak senjata berada di sekitar Kampung Wuloni yang diduga sebagai salah satu tempat persembunyian kelompok Lekagak Talenggen. Kelompok ini telah dikategorikan sebagai kelompok teroris oleh pemerintah.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan oleh pasukan TNI/Polri berada dalam sebuah Honai yang dimiliki Lesmin Waker, antara lain satu unit helm militer, dokumen, berbagai senjata tajam, panah, dan telepon genggam.

Sehari sebelumnya, pasukan TNI/Polri melakukan penindakan di Kampung Tagalowa terhadap gangguan penembakan dan berhasil menghalau kelompok bersenjata. Pasukan kemudian menguasai kamp Tagalowa.

Barang bukti yang diamankan berupa tiga buah bendera Bintang Kejora , satu buku cetak menuju Papua Baru oleh Dr. Benny Giay, empat buah kapak, tiga linggis, empat parang, satu palu, serta 46 anak panah dan satu busur. "Pengejaran terus dilakukan oleh personel TNI/Polri setelah penguasaan kamp Wuloni," kata Iqbal. (Tempo)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...