Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Sunday, 20 June 2021

Seorang Pria Tewas Gantung Diri di Kamar Kost di Kloofkam Jayapura

loading...
Seorang Pria Tewas Gantung Diri di Kamar Kost di Kloofkam Jayapura

JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Masyarakat Kloofkam Distrik Jayapura Utara digegerkan dengan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki dengan posisi gantung diri di dalam Kamar Kost. Sabtu (19/6/2021) siang. 

Diketahui sesosok mayat yang ditemukan tersebut bernama Frans Pattypelohy (37) warga belakang BRI Kloofkam Distrik Jayapura ditemukan pertama kali oleh Agustinus (28) yang merupakan saudara dari korban, ketika itu saksi datang kerumah korban dan melihat korban dalam kondisi gantung diri di dalam kamar kost. 

Atas temuan itu, masyarakat yang mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkan ke pihak Kepolisian Resor Kota Jayapura Kota. 

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Gustav R. Urbinas, SH., S.IK., M.Pd melalui Kasat Reskrim AKP Handry Bawilling, S.Sos., MH ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu, dimana saat ini jenazah korban sudah disemayamkan di rumah keluarganya yang beralamat di Padang Bulan Waena Distrik Deram. 

"Iya benar ada temuan mayat kemarin siang di kloofkam, korban ditemukan dalam kondisi gantung diri menggunakan pakaian lengan panjang didalam kamar kost, " ungkatnya ketika ditemui di Mapolresta Jayapura Kota, Minggu (20/6) siang. 

AKP Handry menjelaskan, belum mengetahui penyebab kematian korban dengan cara gantung diri, dugaan sementara korban melakukan hal tersebut karena masalah keluarga. 

"Dari keterangan keluarga, korban diketahui ada masalah keluarga sehingga korban nekad melakukan hal tersebut, " ujarnya. 

Ia pun menambahkan, dari hasil identifikasi, jasad korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan sehingga dapat disimpulkan kejadian tersebut murni bunuh diri dan pihak keluarga tidak memperkenankan untuk dilakukan otopsi.(Humasrestajayapura) 


Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...