Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Saturday, 17 July 2021

32 Bangunan Warga Terbakar, 1 Orang Meninggal Dunia dalam Kericuhan di Dogiyai

loading...
32 Bangunan Warga Terbakar, 1 Orang Meninggal Dunia dalam Kericuhan di Dogiyai

JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Terjadi perusakan dan pembakaran rumah milik warga yang dilakukan sekelompok masyarakat di Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua pada Kamis (15/7/2021) pukul 17.08 WIT

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs Ahmad Musthofa Kamal, SH. saat dikonfirmasi Lelemuku, membenarkan kejadian tersebut.

Kamal pun menjelaskan bahwa, kejadian berawal saat adanya sekelompok orang yang mabuk miras di Runway Bandara Moanemani. Selanjutnya 5 personel Satgas Paskhas Yonko463/Trisula yang dipimpin Serka Wartono melakukan peneguran terhadap kelompok orang tersebut untuk keluar Runway Bandara melalui jalan setapak.

"Merasa tidak terima ditegur sehingga sekelompok warga tersebut melakukan perlawanan dan sekitar 20 orang lagi ikut menyerang dengan parang dan kapak karena diprovokasi," ungkapnya. 

Lanjut Kabid Humas Polda Papua, akibatnya dua personel Paskhas yakni Didik Prayudi terkena pukulan menggunakan batu di bagian kepala dan Atok Tri Utomo terkena parang. Keduanya kemudian dibawa menggunakan Mobil Ambulans Bandara Moanemani menuju unit pelayanan RSUD, Kampung Kimupugi, Distrik Kamuu.

32 Bangunan Warga Terbakar, 1 Orang Meninggal Dunia dalam Kericuhan di Dogiyai

Di tempat dan lokasi yang berbeda, Pada Pukul 19.35 WIT massa mulai berkumpul di Kampung Ekimanida dan mulai melakukan pembakaran bengkel dan warung serta bangunan rumah-rumah milik Warga di Distrik Kamuu Kabupaten Dogiyai.

"Pukul 21.09 WIT masyarakat pendatang mulai mengungsi ke pos-pos Aparat Keamanan di wilayah Kabupaten Dogiya," kata Kamal.

Pada Jumat (16/7/2021) Pukul 04.45 WIT, Massa masih melakukan pembakaran di Kampung Ikabo serta melakukan penjarahan terhadap isi toko dan bangunan.

Kemudian Pukul 05.43 WIT warga di sekitaran TKP mulai memadamkan api yang ada di Kampung Ikebo dengan menggunakan peralatan seadanya dan mendapati adanya Korban dari kejadian tersebut. Selanjutnya 9 Personel Polsek Kamuu dipimpin Kapolsek oleh Iptu Mikael Ayomi tiba di Kampung Ikebo, Distrik Kamuu guna melaksanakan evakuasi jenazah.

"Korban meninggal atas nama Hendrik Simatupang dan Korban Luka atas nama Ester Paruka mengalami luka panah pada bagian bawah ketiak sebelah kiri," katanya.

32 Bangunan Warga Terbakar, 1 Orang Meninggal Dunia dalam Kericuhan di Dogiyai

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs. Ahmad Musthofa Kamal mengatakan saat ini personil gabungan Polsek Kamuu dan Polres Nabire terus melakukan Patroli di Seputaran Kota untuk mencegah terjadinya hal hal yang tidak diinginkan. 

"Untuk situasi saat ini di Kabupaten Dogiyai sudah kembali Aman dan Kondusif," tutup Kamal.(Edy)


Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...