-->

Harapan dan Dukungan Baru Persidafon Jayapura

SENTANI (JAYAPURA) - Kemenangan tandang pertama Persidafon Jayapura atas PSPS Pekanbaru dengan skor 2-1 menjadi ‘kemerdekaan’ bagi skuad ‘Gabus Sentani’ untuk menatap laga berikutnya melawan Persija Jakarta yang diundur ke Minggu (14/04/2013) mendatang, dimana sesuai jadwal awal pada Sabtu (13/04/2013).

Hal ini dikatakan pelatih kepala Persidafon Jayapura, Erens Pahelerang kepada wartawan tadi malam melalui telepon selularnya. “Laga harus diundur karena ada penggunaan lapangan dari pihak lain. Untuk itu, kami akan bermain pada hari Minggu,” katanya.

Menatap laga melawan Persija, Eren mengatakan timnya sedikit ada harapan karena ada dukungan dari pihak pemerintah Kabupaten Jayapura. “Setelah memenangkan pertandingan melawan PSPS Pekanbaru, kami ada sedikit harapan karena baru diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten. Harapan kami, jangan Cuma hari ini saja tetapi dukungan tersebut terus berlanjut hingga akhir kompetisi,” harapnya.

Menyoal persiapan tim, Erens Pahelerang mengungkapkan bahwa tinya lagi pincang karena ada beberapa pemain yang mengalami cidera dan sakit sala satunya sang kapten Edward Ivakdalam. “Edu dan beberapa pemain masih dalam proses pemulihan karena cidera, saya berharap mereka bisa sembuh dengan cepat sebelum melawan Persija, karena hanya 18 pemain yang diboyong dalam tour ini,” ungkapnya.

Melawan Persija Jakarta sendiri, dirinya tetap menargetkan poin, minimal hasil seri karena dengan begitu timnya dapat dengan sedikit demi seikit keluar dari zona merah. “Minimal kami bisa meraih hasil imbang. Tapi kalau Tuhan ijinkan kami ingin meraih tiga poin untuk mendongkrak posisi tim untuk keluar dari zona degradasi,” katanya. [PapuaPos]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah