-->

Pendaki Gunung asal Australia dan Selandia Baru Diserang di Jalur Black Cat, Dua Pemandu Tewas

PORT MORESBY - Pendaki dari Australia dan Selandia Baru diserang di Papua Niugini. Dua pemandu lokal tewas. Beberapa anggota kelompok pendaki tersebut menderita luka-luka dan dirawat di kota Wau.

Para pendaki akan diterbangkan ke ibu kota Papua Nuigini, Port Moresby, pada Rabu siang (11/09/2013). "Serangan itu mengakibatkan kematian dua warga negara Papua Niugini yang menjadi pemandu," kata Departemen Luar Negeri Australia.

"Simpati kami bersama keluarga dan kerabat para korban meninggal dunia. Anggota lain kelompok itu, termasuk delapan warga Australia, satu orang Selandia Baru, dan beberapa orang warga Papua Nugini, menderita luka-luka, tetapi tidak ada yang kritis."

ABC melaporkan dua orang pemandu lokal itu diserang hingga meninggal dengan menggunakan pisau belati, tombak, dan senjata lainnya.

Jalur pendakian Black Cat yang terletak di utara Papua Niugini menghubungkan kota Wau dan Salamua. Jalur itu adalah salah satu lokasi pertempuran antara pasukan Australia dan Jepang dalam Perang Dunia II dan merupakan salah satu jalur pendakian terberat di negara itu.

Australia telah memperbarui anjuran bepergian nasional mereka dan meminta warganya menghindari Black Cat hingga penyelidikan usai.

Serangan ini menambah panjang daftar kejahatan dan kekerasan di negara itu, yang meningkat tajam dalam beberapa bulan terakhir. [BBCIndonesia| EMTV]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah