-->

PT Freeport Indonesia Tetap Berikan Bantuan lewat LPMAK

TIMIKA (MIMIKA) – PT Freeport Indonesia menyatakan akan konsisten dalam memberikan dana bantuan sosial, ekonomi, pendidikan dan kesehatan kepada masyarakat asli Suku Amungme, Kamoro serta 5 Suku kekerabatan yakni Suku Nduga, Suku Moni, Suku Damal, Suku Mee dan Suku Dani melalui Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme-Kamoro (LPMAK). 

“Tetap, kita tetap memberikan bantuan,” ujar Presiden Direktur PTFI, Maroef Sjamsuddin saat ditanyai Salam Papua di Kuala Kencana pada Jumat (27/2) lalu.

Dijabarkan konsistensi bantuan yang diberikan perusahaan yang dipimpinnya ini merupakan kontribusi nyata yang selama ini dilakukan bersama dengan lembaga mitranya itu. Sehingga ditegaskan bahwa selama perusahaannya masih beroperasi di Papua, bentuk perhatian dan bantuan untuk mengembangkan masyarakat asli Papua disekitar wilayah perusahaan melalui LPMAK akan terus dilakukan.

“Lihat saja ada sekolah, ada rumah sakit, ada pembangunan-pembangunan, [semuanya] melalui LPMAK,” tuturnya.

Sedangkan terkait nilai bantuan yang diberikan, secara singkat Maroef menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah menguranginya, namun disesuaikan dengan keuntungan yang didapatkan perusaan. Sebab, jumlah 1 persen dari pendapatan bersih perusahaan dalam setahunnya selalu berubah, dan dalam beberapa tahun terakhir ini mengalami penurunan karena kurangnya produksi yang terhambat oleh masalah pengurusan kontrak karya, pembangunan smelter dan hal-hal yang terkait dengannya.

“Nilainya masih sama, tidak ada pengurangan,” jelasnya dengan menandaskan bahwa pihaknya akan selalu mempercayakan pengelolaan dan penyaluran dana 1 persen kepada masyarakat 7 suku berkerabat itu kepada lembaga yang sudah melayani masyarakat asli sejak tahun 1996. [SalamPapua]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah