Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Saturday, 23 May 2015

Bintang Kejora Berkibar di Halaman Kampus Universitas Negeri Papua

MANOKWARI - Bendera bintang kejora atau yang dikenal bendera organisasi Papua Merdeka (OPM) dikibarkan oleh orang tak dikenal di halaman kampus Universitas Negeri Papua (Unipa) Manokwari, Papua Barat, Jumat.

"Warga di sekitar kampung Unipa kaget melihat bendera bintang kejora tertancap di atas pohon di halaman kampus dan melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian setempat," kata Agus salah seorang warga di sekitar kampus Unipa kepada Antara, Jumat.

Ia mengatakan, pengibaran bendera bintang kejora di halaman kampus Unipa tidak berlangsung lama, sebab pihak kepolisian setempat yang mendapat laporan dari masyarakat langsung mendatangi TKP dan menurunkan bendera tersebut.

Kasat Reskrim Polres Manokwari AKP Tommy H Pontororing yang dikonfirmasi mengatakan, kepolisian belum mengetahui siapa pelaku pengibaran bendera bintang kejora di halaman kampus Unipa itu.

"Kami belum mengetahui siapa, dari kelompok mana dan apa motif pelaku mengibarkan bendera organisasi papua merdeka tersebut sebab tidak ada satu orang pun saksi yang melihat secara langsung pengibaran itu," katanya.

Ia mengatakan, kepolisian sedang melakukan penyelidikan untuk mencari tau siapa pelaku dan apa tujuannya mengibarkan bendera bintang kejora di halaman kampus Unipa.

"Jika kedapatan pelaku pengibaran bendera organisasi Papua Merdeka tersebut akan diproses hukum sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku," tambah Kasat Reskrim. [Antara]
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :