Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Friday, 12 June 2015

Promosikan Potensi Investasi Alam, Peter O'Neill akan ke Eropa

PORT MORESBY - Perdana Menteri (PM) Papua Nugini, Peter O'Neill bersama para pebisnis dan pejabat negeri itu akan berangkat ke Eropa guna mempromosikan potensi investasi di Papua Nugini.

Kunjungan selama tiga minggu ini akan dilakukan di tiga kota besar benua biru itu, yakni London, Inggris; Brussels, Belgia dan Paris, Perancis.

Selain mempromosikan potensi investsi, Peter bersama rombongan juga akan memperluas investasi dan merangsang peningkatan keterlibatan bisnis dari Eropa di Papua Nugini.

Disana PM akan bertemu dengan Ratu Elizabeth II, dan berterima kasih karena telah mempersilahkan Duke of York, Pangeran Andrew, mengunjungi Papua Nugini guna membuka Olimpiade Pasifik 2015 secara resmi..

Pembahasan program investasi sendiri akan dimulai dengan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Inggris, David Cameron pada Sabtu, (13/6) sebelum peluncuran perdana Forum Investasi dan Perdagangan Inggris - Papua Nugini di London pada Selasa (16/6) depan.

"Sekitar 250 pengusaha dan investor dari Eropa dan Amerika Utara akan menghadiri Forum Perdagangan dan Investasi Inggris-PNG. Karena banyak dari mereka yang baru mendengar tentang potensi Papua New Guinea untuk pertama kalinya," kata O'Neill.

Dikatakan sumber untuk investasi di Papua Nugini akan terus diperluas, terutama dengan produksi LNG dan peluang pertambangan yang melimpah.

"Kami beroperasi di pasar benar-benar global saat ini yang tidak terikat oleh geografi, dan perusahaan dari Eropa dan Amerika Utara lah yang selaras dengan peluang investasi kami,” katanya.

"Papua Nugini menawarkan potensi investasi dengan perkembangan ekonomi yang kuat dan mampu bertahan dari dampak krisis ekonomi global, dan menunjukkan pula lingkungan politik yang stabil," sanbung O’Neill.

Perdana Menteri dan delegasi juga akan bertemu dengan Presiden Komisi Eropa, Jean-Claude Juncker, dan Menteri Luar Negeri dan Pembangunan Internasional Perancis, Laurent Fabius serta perwakilan pebisnis di Paris.

"Ada isu-isu perdagangan yang saat ini sedang berlangsung, dan kita akan sukses dalam pertemuan-pertemuan dengan Uni Eropa. Kami mengantisipasi semua perkembangan akan dibuat dengan berbagai persiapan," kata PM O'Neill.

Menurut PM, Eropa merupakan pasar baru untuk Papua Nugini guna menawarkan potensi bisnis yang dimilikinya,

"Kita perlu memastikan bahwa kita dapat meraih kesempatan ini untuk meningkatkan investasi di daerah termasuk produksi energi dan memperluas perdagangan melalui perikanan, kelapa sawit, industri pertanian dan pariwisata kita,” ujarnya.

Menurut dia sektor- sektor inilah yang sedang bertumbuh. Sebab saat ini jutaan warga PNG bekerja melalui kegiatan ekonomi yang langsung dan terkait dengan hal-hal ini, dan menurut dia PNG memiliki banyak ruang untuk dikembangkan lebih.

Setelah bertemu denga Fabius, Perdana Menteri akan bertemu dengan manajemen senior dari Perusahaan Minyak dan Gas Perancis, Total SA dan Puma Energy untuk membicaraakan kelanjutan investasi di Papua. [PNGToday]
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :