Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Sunday, 13 December 2015

Presiden Jokowi Ingin Berikan Perhatian Besar ke Tanah Papua

JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyatkan ingin memberikan perhatian yang besar kepada Tanah Papua. Pemerintah, negara harus hadir melalui pembangunan infrastruktur, seperti jalan, jembatan pelabuhan, kawasan industri dan juga pembangunan pasar-pasar.

"Juga melalui pelayanan-pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan, maupun pelayanan sosial yang ini sangat diharapkan oleh warga tanah Papua," ucap Presiden Jokowi pada Rapat Terbatas tentang Masalah Papua, Kamis sore, (3/12).

Dalam beberapa tahun ini, menurut Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana‎, Presiden melihat kementerian-kementerian bekerja sangat sektoral, tidak terintegrasi, sehingga yang kelihatan di lapangan adalah berjalan sendiri-sendiri.

Oleh sebab itu, Presiden menegaskan agar Pemerintah memberikan perhatian untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan terutama di perbatasan, pembangunan jembatan.

Pembangunan infrastruktur ini, kata Presiden Jokowi, agar bisa membuka keterisolasian beberapa wilayah yang ada di Papua, seperti misalnya jalan dari Agas naik ke atas ke Wamena yang juga sudah mulai dikerjakan oleh PU dan TNI.

"Saya kira jalan-jalan seperti itu yang diperlukan di sana sehingga nantinya barang-barang kemudian arus orang dari satu kabupaten ke kabupaten lain bisa lebih cepat, dan tentu saja akan mempengaruhi harga di sana," ujar Presiden Jokowi.

"Kita ingin meletakkan fondasi yang kuat terhadap percepatan pembangunan dan perlu sekali didukung oleh tata kelola pemerintahan daerah yang baik, yang transparan, yang akuntabel, yang memberikan ruang-ruang partisipasi masyarakat untuk ikut berperan," ujar Presiden.

"Dan kita berharap agar semuanya yang kita bangun ini mendengar suara rakyat Papua untuk diajak bersama-sama kita membangun tanah Papua," ucap Presiden Jokowi. ‎

Meski telah disebutkan di awal pengantarnya, Presiden kembali mengingatkan bahwa di tahun 2016, dirinya ingin semua kementerian TNI, POLRI berintegrasi, masuk ke Papua.

"Dan kita harapkan tahun-tahun mendatang betul-betul kelihatan barangnya, kelihatan wujudnya, kelihatan pelayanannya, sehingga masyarakat di Papua merasakan kehadiran pemerintah," ujar Presiden Jokowi.‎ [Gatra]
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :