Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Sunday, 8 May 2016

'Silet di Belantara Digoel', Film Karya Anak Papua

KOTA JAYAPURA – Film Silet di Belantara Digoel, merupakan kisah nyata seorang dokter di pedalaman Papua. Film yang pada bulan ini akan memasuki tahapan shooting di sejumlah lokasi di Papua, disutradarai FX Poernomo Yusuf alias Ipong Wijaya yang didampingi pimpinan produksi lokal, Hendry Muabuay.

“Lokasi shooting Jayapura dan Boven Digul akan dimulai pada 28 Mei hingga pertengahan Juni nanti. Kami berencana menuntaskan shooting sebelum bulan puasa. Targetnya, film ini diharapkan sudah tayang perdana pada Agustus 2016,” kata Direktur Utama PT Foromoko Indah Film, Henry Muabuay, Sabtu, 7 Mei 2016.

Lanjut Henry, tahapan membaca naskah film sudah mulai dilakukan di kediaman artis senior Christine Hakim di Cibubur, 27 – 28 April 2016. Sedangkan, membaca naskah film lanjutan dilakukan 29 April 2016 di Pusat Perfilman H Usmar Ismail di Jakarta dan membaca naskah film terakhir akan dilakukan di Jayapura pada 7 Mei 2016.

Rencananya Direktor of Photography, Yudi Datau direncanakan akan melakukan camera coordinate di Boven Digul pada 5-9 Mei 2016, untuk pengambilan angle gambar.

Berikut adalah sejumlah pemain dalam Film Silet di Belantara Digoel, Joshua Matulessy sebagai pemeran pria utama yang memerankan tokoh dokter Jhon Manangsang, lalu artis senior, Christine Hakim memerankan ibu Manangsang.

Pemeran lainnya dalam film tersebut adalah Edo Kondologit, Lala Suwages, Elen Aragai, Ira Dimara, Maria Fransisca Tambengon Gebze, Yuni Rumbarar, Denny Imbiri, dan beberapa artis lokal asal Papua lainnya. (kabarpapua)
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :