Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Sunday, 19 June 2016

Pemerintah Biak Numfor Harus Promosi Munara Wampasi 1-4 Juli 2016

BIAK (BIAK NUMFOR) - Pengurus Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Biak Numfor, Papua meminta pemkab melalui dinas pariwisata dan kebudayaan melakukan promosi festival budaya Biak Munara Wampasi (BMW), 1-4 Juli 2016 secara terpadu melibatkan pelaku usaha kepariwisataan di dalam dan luar negeri.

"HPI sangat berharap event festival BMW mampu menarik minat wisatawan mengunjungi Pulau Biak, ya promosi pariwisata harus dibuat terprogram dengan mengandeng pelaku usaha kepariwisataan," kata Ketua HPI Abraham Ronsumbre di Biak, Sabtu.

Ia menyebutkan, HPI sebagai wadah organisasi profesi pemandu wisata senantiasa ikut mempromosikan potensi pariwisata yang dimiliki Pulau Biak kepada mitra agen perjalan wisata dalam dan luar negeri.

Hanya saja dalam melakuka promosi pariwisata Biak, lanjut Abraham, organisasi HPI kurang diberikan peran sehingga tidak banyak wisatawan luar negeri mendapatkan informasi mengenai event festival Biak Munara Wampasi.

Dia menyebutkan, Pulau Biak memiliki berbagai keunggulan pariwisata, di antaranya sisa peninggalan perang dunia II, keindahan alam bahari Pulau Padaido/Aimando serta mempunyai keaslian kesenian budaya asli khas Biak yang merupakan aset pariwisata daerah yang laku dijual.

Dengan keindahan daya tarik wisata Biak, menurut dia, diimbangi juga dengan perlengkapan sarana prasarana transportasi pariwisata laut sehingga ketika wisatawan akan mengunjungi pulau untuk diving dapat lancar dan tepat waktu.

"HPI meminta fasilitas penunjang pariwisata perlu dilengkapi dalam rangka menarik minat kunjungan wisatawan luar negeri ke Pulau Biak," katanya.

Abraham menyebut, HPI bersama mitra kerja para pengusaha perjalanan wisata di berbagai dunia setiap waktu mempunyai program tour melayani wisatawan mancanegara.

"Untuk wilayah Papua dan Papua Barat wisatawan mancanegara paling banyak berkunjung ke Kabupaten Raja Ampat untuk menikmati keindahan alam laut setempat," ujarnya.

Dibanding potensi alam laut Pulau Biak, menurut Abraham, sangat indah dan beragam keindahan alam laut namun masih perlu dipromosikan serta dilengkapi berbagai fasilitas pariwisata laut.

"HPI sebagai wadah berhimpunnya para pemandu wisata yang profesional punya akses langsung kepada pengusaha agen perjalanan wisata di dalam dan luar negeri," ucapnya.

Berdasarkan data pada Maret 2016 Pemkab Biak Numfor telah mencanangkan kampung wisata Samberpasi kepulauan Aimando sebagai pusat kegiatan wisata bahari unggulan. (antara)
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :