Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Monday, 20 June 2016

Pemkab Biak Numfor Usul Tol Laut dari Surabaya

BIAK (BIAK NUMFOR) - Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) mengusulkan penambahan rute tol laut dari Surabaya ke Biak kepada kementerian perhubungan Republik Indonesia.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Widiarto di Biak, Minggu, mengatakan, jalur tol laut Surabaya-Biak sangat diminati pengusaha distributor kebutuhan pokok dan bahan bangunan di Kabupaten Biak Numfor.

"Surabaya merupakan pusat produksi berbagai kebutuhan barang sehingga sangat dinantikan jalur tol laut tujuan Biak dioperasikan," ujar Kadisprindag Widiarto.

Ia mengharapkan, keinginan pembukaan jalur tol laut disampaikan ke pemerintah pusat melalui staf khusus Presiden Joko Widodo, Lenis Kogoya dapat direalisasikan dalam tahun 2106/2017.

Pada tahun 2015, lanjut Widiarto, jalur tol laut sudah dioperasikan pemerintahan Presiden Joko Widodo dengan rute Tanjung Priok Jakarta-Manokwari-Wasior-Nabire-Serui-Biak pulang pergi.

Kehadiran jalur tol laut tujuan Biak, menurut Kadisprindag Widiarto, sangat membantu pengusaha distrubutor karena mendapat subsidi angkutan sangat murah.

"Biaya tol laut memberikan keuntungan penekanan biaya angkutan sehingga berdampak dengan harga jual di pasaran," demikian Kadispirindag.

Berdasarkan data angkutan tol laut dioperasikan Oktober 2015 telah membantu pengusaha distributor sembilan bahan pokok dan bangunan untuk menjaga ketahanan stok barang di pasaran. (antara)
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :