Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Friday, 18 November 2016

Pemprov Papua dan PTFI Dukung Enam Atlet Equestrian

JAKARTA - President of Event Cinta Indonesia Open/CIO 2016, Triwatty Marciano, membenarkan Billy Ramandey dan enam atlet berkuda ketangkasan asal Papua itu disponsori Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua dan PT Freeport Indonesia untuk menempuh pendidikan di SMA Adria Pratama Mulya (APM) yang merupakan sekolah berasrama (Boarding School) pertama dan satu-satunya di Indonesia yang memasukan olahraga berkuda ketangkasan (equestrian) ke dalam kurikulum resminya.

"Mereka berharap di PON 2020 nanti Papua selaku tuan rumah bisa memakai atlet asli orang Papua," ungkap Triwatty Marciano, yang juga penggagas berdirinya SMA Adria Pratama Mulya dan klub APM Equestrian Centre.

Billy Ramandey merupakan atlet equestrian angkatan pertama dari Papua. Selain Billy, ada enam rider asal Papua, terdiri dari empat laki-laki dan dua perempuan.              

Mereka adalah, Elianus Enembe (11), Rafauno Jowey (II), Korni Wanimbo (11), Jemmy Daundy (10). Petronela (10)‎, dan Estevina.                                

Triwatty Marciano berharap dengan memiliki atlet putra daerah, setiap provinsi tidak perlu meminjam atlet daerah lain untuk mewakili daerahnya di PON.                                                  

Langkah yang diambil oleh Pemprov Papua ini sangat diapresiasi sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah dalam melakukan pembinaan atlet-atlet muda daerahnya. Seyogyanya itu dapat diikuti oleh daerah lain. (tribunnews)
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :