Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Thursday, 16 March 2017

Polres Mimika Tangkap Pembunuh Karyawan PT Pontil, Eltinus Kum

TIMIKA (MIMIKA) - Aparat Kepolisian Resor Mimika, Provinsi Papua membekuk BJ, pelaku pembunuhan karyawan PT Pontil bernama Eltinus Kum pada Sabtu (11/3).

Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw di Timika, Kamis, mengatakan, BJ ditangkap di Kampung Banti, Distrik Tembagapura pada Rabu (15/3).

"Kita bersyukur karena tersangka yang memicu konflik antarwarga di Tembagapura dalam dua hari terakhir sudah diamankan oleh Kapolres Mimika dan jajarannya," kata Paulus.

Kapolda menegaskan bahwa kasus pembunuhan Eltinus Kum murni merupakan peristiwa kriminalitas. Warga diharapkan tidak mengait-kaitkan masalah tersebut dengan kebiasaan adat dan lainnya.

"Ini masalah pidana murni. Kalau masyarakat bersabar dan menyerahkan sepenuhnya penanganan masalah ini ke Kepolisian tentu pelakunya pasti ditangkap dan diproses. Jadi, lupakan pikiran-pikiran yang mengait-kaitkan masalah ini dengan konteks kebiasaan, adat dan lain-lain. Itu justru makin memperkeruh keadaan," kata Paulus.

Mantan Kapolres Mimika itu menegaskan Kepolisian tidak akan pernah memberikan toleransi bagi siapapun termasuk masyarakat untuk menyelesaikan setiap permasalahan melalui jalan adat "perang suku".

Sebab hal itu justru membuat korban semakin banyak berjatuhan dan menimbulkan dampak-dampak sosial lainnya.

Kapolres Mimika AKBP Victor Dean Mackbon membantah jika sebelum korban meninggal di barak karyawan Ridge Camp, Mil 72 Tembagapura pada Sabtu (11/3) malam, korban bersama rekan-rekannya menenggak minuman beralkohol oplosan yang diselundupkan dari Timika.

Dari hasil pengecekan oleh pihak Kepolisian, saat itu korban bersama seorang rekannya meminum minuman Bir di Restoran Lupa Lelah, Tembagapura.

Lantaran restoran hendak ditutup, korban bersama rekannya memboyong minuman lalu melanjutkan pesta bir di Barak AA yang ditempati JJ dan DJ di Ridge Camp.

Pesta bir itu diikuti sembilan orang yang lain.

"Yang mereka minum itu bukan minuman beralkohol oplosan yang dibawa dari Timika, tapi mereka minum bir. Sebelum terjadi perkelahian hingga berujung pada penikaman korban, mereka sempat bermain kartu (kartu joker) di barak tersebut," jelas Victor.

Jenazah Eltinus Kum, warga Kampung Banti, telah dikremasi secara adat oleh kaum kerabatnya di Banti pada Selasa (14/3).

Kematian Eltinus sempat memicu suasana tegang antara warga Kampung Banti dengan warga Kampung Opitawak, Distrik Tembagapura pada Minggu (12/3) hingga Selasa (14/3).

Guna mencegah bentrokan antarwarga dua kampung itu, puluhan pasukan Brimob dari Timika dan Jayapura dikerahkan ke Tembagapura.

Bahkan Waka Polda Papua Brigjen Polisi Agus Rianto bersama Kasat Brimob Polda Papua ikut turun tangan menengahi kedua kelompok massa yang hendak terlibat bentrokan. (antara)
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :