Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Sunday, 23 April 2017

Bank Papua Ekspansi Kredit Peternakan di Sulawesi Utara

Bank Papua Ekspansi Kredit Peternakan di Sulawesi Utara
MANADO (SULUT) - Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua melakukan ekspansi kredit ke sektor peternakan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

"Kami melihat prospek di sektor peternakan di Sulut cukup baik, sehingga melakukan ekspansi kredit ke sektor tersebut," kata Kepala Bank Papua Cabang Manado Eko Budhi Ariyanto di Manado, Sabtu.

Eko mengatakan di Sulut terkenal dengan peternakan Babi, Ayam, dan Itik juga Sapi.

"Saat ini kami membiayai peternak Babi, Ayam dan Itik di Tondano Kabupaten Minahasa," kata Eko.

Ia mengatakan juga ada di Kota Manado dan Kota Tomohon.

"Pembiayaan ini mampu meningkatkan produksi peternakan atau daging di Sulut," katanya.

Jika peternakannya masih kecil, katanya, diberikan pembiayaan tanpa anggunan.

"Pembiayaan ini cukup berhasil, karena ada tim khusus yang menjemput bola langsung kepada masyarakat," jelasnya.

Ia menjelaskan pembiayaan di sektor ini walaupun tidak sebesar dibandingkan sektor perdagangan namun memberikan dampak cukup signifikan bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Sulut Gorontalo dan Maluku Utara Elyanus Pongsoda mengharapkan perbankan di Sulut dapat meningkatkan kredit ke sektor produktif.

"Saya harap perbankan memberikan porsi kredit ke sektor produktif lebih besar, karena selama ini masih didominasi kredit konsumtif," jelasnya. (antara)
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :