Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Friday, 7 April 2017

Pemda Jayawijaya Petakan Kawasan Rawan Bencana

 
WAMENA (JAYAWIJAYA) - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua mulai memetakan kawasan rawan bencana untuk mendapat perhatian lebih lanjut, sebab curah hujan masih terjadi yang mengakibatkan banjir serta tanah longsor.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jayawijaya Yohanis Walilo di Wamena, Jumat mengatakan telah mengimbau seluruh kepala distrik dan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk bekerja sama dalam pemetaan kawasan rawan bencana.

"Saya sudah sampaikan ke BPBD untuk segera monitor daerah-daerah yang mudah terkena dampak banjir dan longsor, lalu buat laporan kepada pimpinan untuk dapat dicarikan solusi," kata Yohanis.

Ia menambahkan bahwa dari informasi sementara yang diterima, memang ada sejumlah titik rawan yang perlu tindak lanjut dari dinas terkait.

Karena keseluruhan data lokasi rawan belum diterima, Yohanis mengajak kepala distrik ikut melakukan memantau di permukiman masing - masing dan memberikan laporan kepada BPBD.

"Kepala distrik jangan hanya menunggu dari BPBD yang turun ke distrik - distrik, mereka (kepala distrik) juga harus memberikan laporan," katanya.

Sebelumnya, dari hasil pemantauan yang dilakukan oleh tim BPBD, ada beberapa titik yang dinilai rawan bencana longsor, misalnya di kali Uwe.

"Dari hasil survei, yang paling berbahaya itu di Distrik Wouma sebab rawan longsor dan membahayakan beberapa keluarga yang tinggal disekitar kali Uwe," kata Kasie Penaggulangan Bencana dan Kesisapsiagaan BPBD Jayawijaya Ernawati Tappi. (antara)
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :