Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Saturday, 29 April 2017

Penganiayaan Warga Berujung Pembakaran Rumah di Jalan Trans Lagari Samabusa

Penganiayaan Warga Berujung Pembakaran Rumah di Jalan Trans Lagari Samabusa
KOTA JAYAPURA - Penganiayaan yang dilakukan AN (20 th) hingga menewaskan AW (29 th) menyebabkan rumah AN yang berlokasi dijalan Trans Lagari Samabusa, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Rabu malam (26/4) dibakar.

Kasus penganiayaan itu berawal saat AN bertengkar dengan saksi PW dan kemudian dilerai korban AW. Namun pelaku tidak terima sehingga menusuk korban dengan menggunakan pisau.

AW meninggal di tempat kejadian perkara (TKP) sehingga keluarga marah dan langsung membakar rumah AN, kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal kepada Antara, Kamis.

Dikatakan, usai menikam korban, pelaku AN langsung melarikan diri dan hingga kini belum berhasil ditangkap.

"Anggota Polres Nabire masih mencari pelaku yang diduga saat ini sedang bersembunyi," kata Kombes Kamal seraya mengatakan, walaupun keluarga korban sudah melakukan aksi balas dendam dengan membakar rumah pelaku namun polisi tetap berjaga jaga.

Selain itu anggota Polsek Nabire juga memberikan imbauan kepada keluarga korban agar tidak lagi melakukan aksi balas dendam, kata Kombes Ahmad Kamal.

Kabid Humas Polda Papua mengaku, walaupun tersangka AN belum tertangkap, namun polisi sudah meminta keterangan dari beberapa orang saksi termasuk AW.

Polisi juga sudah mengimbau kepada masyarakat agar bila melihat korban segera melaporkan polisi hingga diproses secara hukum, kata Kombes Kamal. (antara)
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :