-->

May Day di Provinsi Papua Berjalan Aman

May Day di Provinsi Papua Berjalan Aman
KOTA JAYAPURA - Massa buruh di Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua turun ke jalan melakukan aksi peringatan Hari Buruh (May Day) hari ini. Polda Papua mengerahkan 1.200 personel dalam mengamankan jalannya aksi.

"Aksi peringatan Hari Buruh di Timika, Papua yang diikuti 5 ribu sampai 6 ribu orang, berjalan aman," ujar Kapolda Papua Irjen Boy Rafli Amar di Jayapura, Senin (1/5).

Para buruh yang didominasi karyawan PT. Freeport Indonesia itu melakukan aksi turun jalan di Kota Timika dengan berkonvoi menyusuri jalan-jalan di Timika dan berakhir di lapangan Timika Indah yang terletak di jantung kota Timika.

Kapolda Papua menjamin keamanan kepada para pendemo selama mereka menyampaikan aspirasi. "Selagi para karyawan itu menyampaikan aspirasinya dengan aman kita berikan kesempatan. Yang kita khawatirkan kalau ada provokator yang masuk menyusupi mereka," ujar Boy.

Terkait dengan adanya rencana mogok kerja Karyawan Freeport selama 1 bulan, Boy mengatakan, pihaknya tidak menghendaki hal itu terjadi sehingga pendekatan terhadap SPSI PT Freeport sudah dilakukan.

Meskipun belum ditemukan kesepakatan, namun pihaknya terus mendorong agar aksi demo dilakukan berkaitan dengan peringatan Hari Buruh sedunia ini saja. "Kita terus melakukan negosiasi agar aksi demo hanya dilakukan pada hari ini saja," katanya.

Sementara itu, pimpinan Unit Kerja (PUK) SPKEP SPSI PT Freeport Indonesia menyatakan resmi melakukan mogok kerja mulai hari ini. Dimulainya aksi mogok hingga 30 hari ke depan itu telah disampaikan oleh jajaran Pengurus PUK SPKEP SPSI PT FI kepada massa aksi peringatan May Day di Lapangan Timika Indah.

Hingga kini, perwakilan serikat pekerja masih terus melakukan komunikasi dengan pihak manajemen PT FI terkait tuntutan para pekerja. Jika tercapai kesepakatan, maka pihak PUK SPKEP SPSI PT FI akan mengakhiri aksi mogok dan kembali bekerja seperti biasa.

"Ada satu poin yang belum disepakati, terkait PHK dan kami masih terus melakukan komunikasi. Kami optimistis, sebelum 30 hari sudah ada kesepakatan," kata Pjs Ketua PUK SPKEP SPSI PT FI, Mika Taraudu kepada wartawan. (detik.com)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah