Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Friday, 5 July 2013

14.000 Proposal Permohonan ke Provinsi Papua Akan Dibakar

loading...
KOTA JAYAPURA – Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP, MH, menegaskan akan membakar semua proposal yang sudah dimasukkan masyarakat Papua ke Pemerintah Provinsi Papua. Hal ini dilakukan menyikapi berjubelnya masyarakat Papua mengantri di Kantor Gubernur Papua, membawa proposal permohonan bantuan akhir-akhir ini.

“Proposal yang sudah masuk di Pemerintah Provinsi Papua melalui Biro Umum dan Perlengkapan sebanyak 14.000. Namum pemerintah tidak akan menjawabnya,” kata Lukas Enembe pada pembukaan Festival Papua Sejahtera, Kamis (04/07/2013) kemarin di Sasana Krida Kantor Gubernur Papua.

Menurut gubernur, pemerintah akan memberikan bantuan terhadap masyarakat Papua melalui program yang telah ditetapkan, bukan dengan proposal.

Gubernur meminta kepada masyarakat agar tidak percaya terhadap semua isu-isu yang beredar belakangan ini, karena hal tersebut merupakan isu yang sengaja dihembuskan oleh orang-orang yang ingin menjatuhkan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua.

Gubernur menilai,  orang Papua tidak ada yang miskin. Karena itu, orang Papua jangan minta-minta melalui pengajuan proposal ke kantor-kantor Pemerintah. ‘’Saya minta maaf bagi masyarakat yang sudah masukkan proposal, tapi proposal-proposal tersebut akan saya bakar semua,” tegasnya.

Dikatakannya, pohon beringin yang bertahun-tahun di kantor gubernur dapat ditebang, apalagi proposal akan dibakar semuanya. Hal ini ditegaskannya karena menurut gubernur, tidak ada orang Papua yang miskin.

Terkait dengan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), ia melanjutkan, gubernur juga tidak punya kapasitas, karena itu bantuan subsidi langsung dari pemerintah pusat sebagai kompensasi atas kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM). Yang berhak mendapat BLSM adalah masyarakat yang sederhana dan miskin.

“Masyarakat yang mendapat BLSM pasti namanya sudah tercatat di kelurahan, dan jangan lagi bilang itu gubernur yang bagi,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, gubernur juga menghimbau kepada semua stakeholder untuk ikut menjaga Papua dan membantu pemerintah di bawah kepemimpinan Lukmen (Lukas Enembe-Klemen Tinal) yang sedang menggalakkan program pembangunan.

“Saya minta masyarakat jangan terpengaruh isu-isu tidak benar yang dihembuskan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab tersebut. Karena gubernur tidak akan membantu dan menjawab semua proposal yang telah dimasukkan,” tandas Gubernur Lukas Enembe.[PapuaPos]

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...