Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Wednesday, 18 February 2015

Farhat Abbas Dukung Cita Citata Menghina Papua

loading...
JAKARTA - Ceplas ceplos pedangdut Cita Citata yang menghina masyarakat Papua kini berbuntut panjang, Meski sudah mengklarifikasinya lewat Instagram, Cita tetap dilaporkan ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) pada Senin, (16/2/2015) oleh masyarakat Papua melalui kepala suku Papua Selatan, Johanes Gluba Gabze. Penyayi Sakitnya Tuh Disini itu dilaporkan dengan Undang Undang nomor 40 tahun 2008 pasal 4 dan 16.

"Ada satu event Cita memakai baju etnik, tapi ada statement 'aku cantik gak, nggak kaya orang Papua kan'. Saudara kita di Papua merasa di tersakiti," kata Deddy J. Syamsudin, kuasa hukum Johanes Gluba Gabze, ketika ditemui Komnas HAM di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Ada yang menarik ketika, pengacara muda Farhat Abbas yang dikenal kerap mengomentari kasus-kasus artis Tanah Air secara sembrono mendukung pernyataan rasis Cita Citata. Menurutnya, Cita dapat menuntut balik kalau merasa dirugikan.

 "Cita citata tidak menghina, sebaliknya merekalah yg menghina cita citata yg sudah meminta maaf & menyadari kesalahannya!" komentar Farhat lewat akun @Farhatabbaslaw, Selasa (17/2/2015) dengan melanjut, "Cita Citata dapat menuntut balik pengacara dan oknum yang mengaku wakil adat papua itu kembali baik pidana maupun perdata, yang memprovokasi ke media,"

Sembari menyatakan bahwa orang-orang yang menganggap pernyataan rasis Cita Citata tidak memahami makna sebenarnya pedangdut itu, Farhat juga menyatakan bahwa orang Papua harus mencontohi dirinya yang tidak asal menyerang dan menghina orang lain dengan seenaknya.

"Bela cita citata dari kedzaliman orang-orang yang bodoh dan provokator! Budaya itu harus bermartabat! Bukan saling embat!" tambahnya.

Selanjutnya ia mengatakan bahwa orang Papua harus bersyukur karena meski dihina Cita Citata, tetapi ia sudah memakai baju adat Papua, sembari menyatakan bahwa siapa pun yang memakai baju Papua akan sesuai dengan penampilan.

"Cita Citata tidak menghina, sebaliknya merekalah yang menghina Cita Citata yang sudah meminta maaf dan menyadari kesalahannya! Papua harus bangga bajunya dipakai Cita Citata, & orang papua jangan malu dibilang nggak cantik, karena orang Papua dasarnya manis dan unik," tuturnya dengan melanjut, "Siapapun yg makai baju papua,bajunya tetap cantik & bernilai budaya,orang yg makai tetap aja begitu,yg cantik & jelek tetap jelek."

Sembari membubuhkan tagar #belacitata, Farhat pun berharap agar penghinaan yang tidak sengaja ini tak diperbesar. Ia bahkan membandingkan ucapan Cita dengan guyonan ala komedian Olga Syahputra yang dianggapnya lebih banyak menyinggung orang.

"Cita citata tidak salah, mereka aja salah masukin di hati, untung saja bukan olga, kalau Olga mungkin lebih tersinggung kalee?" pungkas Farhat. [Papuanesia]

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...