-->

Kelompok Leo Magay Yogi Catat 7 Kasus Kekerasan

KOTA JAYAPURA - Kepolisian Daerah Papua mencatat sedikitnya tujuh kasus kekerasan yang dilakukan kelompok OPM Leo Magay Yogi yang tewas ditembak saat hendak ditangkap di Nabire, 30 April lalu.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Patrige kepada wartawan di Jayapura, Selasa, mengatakan dari data yang diterima terungkap kelompok OPM yang beroperasi di sekitar kawasan Kabupaten Paniai itu seringkali melakukan aksi kekerasan yang meresahkan masyarakat.

Terungkap kelompok Leo Yogi melakukan aksi kekerasan terhadap warga sipil dan aparat keamanan yang dalam aksinya seringkali menggunakan senjata api.

"Aksi yang dilakukan kelompok Leo Yogi mulai diawali Juli 2011," kata Patrige.

Ia mengatakan, kasus terakhir pada Juni 2015, kelompok Leo Yogi mencuri senjata api milik aparat keamanan di Paniai.

Menyinggung tentang proses penangkapan hingga menyebabkan ketiga anggota OPM meninggal, Patrige menegaskan bahwa hal itu sudah sesuai prosedur karena mereka melakukan perlawanan bahkan menembak anggota yang hendak menangkap mereka.

"Bila Leo Cs tidak menembak maka anggota tidak mungkin menembak mereka seperti halnya pada proses penangkapan anggota KKB lainnya," jelas Patrige.

Dia juga mengatakan Leo Yogi sebelum meninggal sempat mendapat perawatan intensif di RSUD Nabire.

Sedangkan kedua anggotanya yakni Yulianus Nawipa dan Marsel Muyapa saat ini masih dirawah di RS Polri Bhayangkara di Kotaraja.

"Kondisi Yulianus Nawipa dilaporkan kritis dan dirawat di ICU," jelas Kombes Patrige. [Antara]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah