-->

Pemerintah Pusat Berikan 3 Program Prioritas untuk Merauke

KOTA JAYAPURA - Pemerintah Pusat telah menetapkan tiga program prioritas untuk menjadikan Kabupaten Merauke sebagai lumbung pangan bagi Papua dan Indonesia.

Tiga program itu, yakni perluasan areal tanaman padi (sawah), mekanisasi dan irigasi. Tiga program merupakan hasil Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) di Jakarta.

Demikian penuturan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Papua, M. Musa’ad, kepada pers, Senin (11/5) di Jayapura.

Dijelaskan, terkait program perluasan areal sawah, pusat telah menganggarkan dana pengembangan sekitar 1 juta hektar lahan potensial untuk penanaman padi. Sementara untuk mekanisasi, Pemerintah Pusat akan memberikan bantuan mesin untuk menopang kekuatan manusia yang terbatas.

“Sebab kalau kemarin petani masih membajak sawah dengan menggunakan kerbau, program mekanisasi ini kita berikan traktor untuk membantu petani. Tidak hanya itu, untuk proses pengolahan padi menjadi beras nantinya dibuat dengan bantuan mesin,” jelasnya.

Sementara untuk program irigasi, tambah dia, pemerintah mengalokasikan dana guna menyediakan irigasi yang lebih baik untuk lahan sawah masyarakat. “Memang kalau untuk irigasi sudah ada tahun 2015 ini tapi dalam skala yang kecil saja, nanti tahun 2016 baru besar,” katanya.

Pada kesempatan itu, Musa’ad mengemukakan tiga program tersebut nantinya tak hanya diberikan bagi Kabupaten Merauke, tetapi juga untuk Nabire, Jayapura, dan Sarmi.

“Sebab tiga kabupaten ini akan dijadikan juga sebagai penopang pangan untuk Papua. Memang tiga kabupaten ini masih menghasilkan pangan dalam jumlah yang kecil. Namun sangat positif untuk meningkatkan produksi pangan di Papua,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Papua, Semuel Siriwa, berharap dengan adanya kunjungan Presiden Jokowi ke Merauke, ada kebijakan yang berdampak positif bagi upaya pengembangan pangan di kabupaten tersebut. Antara lain, kebijakan perluasan lahan untuk mendukung produksi beras.

Menurutnya, ada sekitar 1 juta lahan potensial yang dapat dikembangkan dan dibuka untuk petani. Hanya saja untuk dapat mewujudkannya diperlukan pendanaan dari pemerintah pusat agar upaya tersebut bisa tercapai.

 “Karena itu, sangat kita harapkan agar melalui kunjungan Presiden ke Merauke bisa ada kebijakan khusus yang dapat menunjang Merauke menjadi lumbung pangan bagi Papua dan Indonesia secara umum,” harapnya. [Pasifikpos]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah