-->

15 Kepala Daerah Menjadi Warga Kehormatan Kodam Cenderawasih

KOTA JAYAPURA - Sebanyak 15 kepala daerah dikukuhkan menjadi warga kehormatan saat apel bela negara di lapangan Frans Kaisepo, Makodam XVII/Cenderawasih, Bukit Polimak, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua, Jumat (29/5) pagi.

Prosesi pengukuhan itu dipimpin langsung oleh Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Fransen G Siahaan dengan menyematkan topi dan jaket cokelat serta memberikan piagam kepada 11 kepala daerah yang hadir saat itu.

Sebelas kepala daerah yang dikukuhkan menjadi warga kehormatan diantaranya 2 gubernur, 1 walikota dan 7 bupati.

Para warga kehormatan itu adalah Gubernur Papua Lukas Enembe yang diwakili oleh Kakesbangpol Papua; Gubernur Papua Barat, Abraham O Atururi yang diwakili Asisten III.

Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano; Bupati Jayapura, Mathius Awaitow; Bupati Keerom, Yusuf Wally; Bupati Jayawijaya Jhon Wempi Wetipo; Bupati Puncak Jaya, Jhon Ibo; Bupati Puncak, Wilem Wandik; Bupati Tolikara, Usman Wanimbo; Bupati Lany Jaya, Befa Jigibalom; Bupati Kaimana, Mathius Wairumu dan Bupati Fakfak, Muhammad Uswanas.

Usai pengukuhan warga kehormatan, sebanyak delapan prajurit TNI AD Kodam XVII/Cenderawasih mendapat sertifikat atau penghargaan kenaikan pangkat luar biasa yang diberikan oleh KASAD.

“Selaku Pangdam Cenderawasih, saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, karena selama 52 tahun Kodam Cenderawasih berkiprah tidak terlepas dari kerjasama yang baik,” kata Fransen dalam sambutannya.

Sementara itu, secara terpisah Bupati Keerom, Yusuf Wally mengaku bangga dikukuhkan menjadi warga kehormatan Kodam XVII/Cenderawasih disaat memperinhati HUT ke-52.

“Tentunya saya bangga menjadi warga kehormatan. Itu artinya Keerom mendapat perhatian dari TNI, khususnya Kodam Cenderawasih yang terus membantu rakyat dan Pemerintah Keerom dalam menjalankan dan mengawal pembangunan,” katanya.

Harapannya, kata Wally, Kodam XVII/Cenderawasih bisa terus bersinergi bersama Pemerintah Keerom dengan berbagai program pembangunan.

“Menjadi warga kehormataan Kodam Cenderawasih sangat senang, mempertahankannya ini yang butuh perjuangan. Pemerintah Keerom akan tetap bergandengan tangan dengan Kodam Cenderawasih, Polda Papua, tokoh adat, agama dan para pemangku kepentingan untuk memajukan masyarakat yang mandiri dan sejahterah,” katanya.

Apel bela negara dan pengukuhan warga kehormatan Kodam XVII/Cenderawasih diakhiri dengan acara ramah tamah di lapangan apel Silas Papare Kodam XVII/Cenderawasih, yang turut dihadiri para veteran perang, tokoh adat, agama, pemuda dan perempuan, Akademisi, serta para pejabat utama Kodam Cenderawasih.[BeritaLima]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel