-->

Badan Ketahanan Pangan dan Kordinasi Penyuluh (BKPKP) akan Bentuk Kelompok Tani

KOTA JAYAPURA - Manajemen Badan Ketahanan Pangan dan Kordinasi Penyuluh (BKPKP) Provinsi Papua mendorong petani setempat segera membentuk kelompok tani agar bisa mengakses berbagai program bantuan pemerintah.

"Berdasarkan aturan petani diberi bantuan kalau ada kelompoknya, untuk itu setiap saat kita imbau bagi petani yang belum punya kelompok supaya membentuknya dan disahkan oleh kepaala daerah," ujar Kepala BKPKP Provinsi Papua Altikal Patulak, di Jayapura, Minggu.

Kelompok tani secara keseluruhan di Provinsi Papua, ungkapnya, sebanyak 6.167 kelompok yang tersebar di 29 kabupaten/kota, sementara Gapoktan (gabungan kelompok tani) ada 615 kelompok.

"Setiap tahun ada penambahan jumlah kelompok tani," katanya.

Selain mendorong petani membentuk kelompok, lanjut Patulak, pihaknya juga mengarahkan agar para pengurus kelompok tersebut aktif dalam mengkordinir anggotanya.

"Yang punya peranan harus kita yang memberikan pembinaan kepada mereka agar mereka pro aktif untuk mengkordinir anggotanya, kemudian bantuan yang diberikan kepada mereka dalam bentuk apa supaya anggotanya tetap aktif dalam mengerjakan sawahnya," ucapnya.

Namun, Patulak menilai, ketergantungan petani Papua terhadap bantuan dari pemerintah cukup besar dan hal tersebut perlu segera diatasi.

"Kebanyakan saya lihat, petani kita ini mau bekerja apa bila ada bantuan, ini sesuai dengan pemantauan kita, jadi seolah-olah petani kita ini adalah petani musiman," ujarnya.

"Mungkin manajemen keuangan mereka kurang baik, jadi harus ada pembinaan, termasuk penyuluh kita harus pro aktif membina kelompok tani," sambung Patulak. [Antara]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah