Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Monday, 6 July 2015

Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) Klaim Investasi di Provinsi Papua Meningkat

loading...
KOTA JAYAPURA - Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) Provinsi Papua mengklaim jumlah investor yang berinvestasi di wilayahnya mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini tampak dari realisasi semester 1-2015 yang sampai dengan saat ini mendekati target akhir tahun.

Kepala BKPM Provinsi Papua Jhon Way, mengatakan  realisasi  realisasi investasi untuk semester pertama sebesar Rp29 triliun untuk semua sektor seperti sektor pertambangan, pertanian terutama perkebunan kelapa sawit, pertanian, perikanan dan kehutanan.

“Padahal target kita Rp31 triliun,” katanya di Kota Jayapura, Senin (6/7)

Dia juga mengatakan persoalan tata ruang menjadi salah satu faktor dari berkembang pesatnya realisasi investasi hingga semester pertama 2015.

"Salah satu penyebab meningkatnya jumlah investor yang menanamkan investasinya karena tata ruang Papua sudah selesai," ujarnya.

Dia menjelaskan penetapan tata ruang provinsi ini sangat penting bagi investor, sebab tata ruang provinsi menjadi acuan bagi kabupaten dan kota di Provinsi Papua.

"Tata ruang sudah 'clear', jadi tinggal beberapa kabupaten dan kota saja yang melakukan penyesuaian dengan tata ruang dengan provinsi," katanya lagi.

Dia menambahkan hal ini memberikan kepastian bagi investor yang selama ini khawatir soal kendala tata ruang. [MetroTV]

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...