Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Friday, 31 July 2015

Dandrem 172 Tinjau Lokasi Pembuatan Kios dan Rumah Sementara Korban Terbakar pada Kericuhan di Karubaga

KARUBAGA (TOLIKARA) - Komandan Korem 172/PWY Kolonel Inf Tri Yuniarto, S.AP, M.Si didampingi Kasiintel Letkol Inf Muh. Aidi bersama Bupati Tolikara Usman Wanimbo, SE, M.Si meninjau lokasi pembuatan kios Sementara kepada para pengungsi di Kabupaten Tolikara.

Upaya pembangunan ini guna segera memulihkan kembali roda perekonomian di Kabupaten Tolikara. Pemkab Tolikara dan Pemerintah pusat akan membangun kembali musholah dan kios-kios yang telah hangus terbakar akibat kejadian tersebut.

Menurut Danrem, terkait dengan pembangunan 75 kios, sesuai dengan petunjuk dari Pangdam XVII/Cenderawasih Fransen G. Siahaan, S.E. bahwa akan di bantu TNI dan pemerintah daerah.

"Untuk korem sendiri, kami telah menurunkan beberapa personel TNI Kodim 1702/Jayawijaya untuk membantu percepatan pembangunan kios tersebut sehingga target yang diharapkan oleh pemerintah pusat dapat tercapai tepat waktu," ujar Danrem pada Sabtu (25/7).

ia berharap agar warga Tolikara dapat bergotong royong membangun kembali semangat toleransi

Salah satu caranya dengan bersama-sama membantu pembangunan mushala dan kios yang terbakar. Selanjutnya Danrem juga meninjau persiapan pembangunan Musholla yang yang didirikan dikompleks Koramil Karubaga.

Pembangunan kembali mushola ini dibangun oleh Pemkab Tolikara dibantu aparat Kodim 1702/Jayawijaya dan pembangunannya ditargetkan selesai dalam satu sampai dua bulan kedepan.

Dalam kesempatannya, Danrem mengatakan bahwa pembangunan kembali mushollah dan juga 75 ruko ini mengambil dana dari APBD Tolikara juga bantuan dari Pemerintah pusat. Serta waktu yang diberikan untuk menyelesaikan semua pembangunan pasca konflik yaitu dua bulan dari dimulainya pekerjaan.

"Diharapkan dengan adanya bantuan dari pemerintah pusat ini, dapat kembali membangun Kabupaten Tolikara yang lebih baik dan maju serta kepada seluruh elemen masyarakat dapat saling bersinergi dan saling bertoleransi antar umat beragama serta marilah kita lupakan kejadian masa lalu dan menatap masa depan yang cerah dan penuh harapan", lanjut Danrem. [PasificPos]
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :