-->

Deviden Bank Papua Pengaruhi Pendapatan Provinsi

KOTA JAYAPURA - Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Papua mengakui pengaruh deviden Bank Papua atas Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Bidang Pengembangan Dispenda Provinsi Papua MB Setyo Wahyudi mengatakan, pihaknya akan terus menggenjot sektor penerimaaan pajak guna meningkatkan PAD di 2015 ini.

"Apalagi pada 2014, Bank Papua selaku bank daerah tidak memperoleh deviden atas keuntungan yang bisa berpengaruh terhadap PAD Papua," katanya di Jayapura, Rabu (8/7),

Menurut Setyo, selain itu, untuk penggenjotan PAD terutama untuk bea balik nama sulit untuk digenjot sedangkan yang lainnya tetap.

"Kini justru upaya yang kami lakukan adalah sedang mencoba perkara pajak air dan permukaan PT Freeport yang sedang berperkara," ujarnya.

Dia menuturkan pihaknya berharap tahun ini, tentunya ada putusan yang seadil-adilnya untuk pemerintah dan PT Freeport Indonesia.

"Dengan tidak adanya deviden dari Bank Papua pada 2014 membuat Dispenda Papua lebih giat mendongkrak pemasukkan daerah dari sektor lainnya," katanya lagi.

Dia menambahkan menyinggung soal PAD Papua, sampai dengan Mei 2015 realisasi PAD Papua dengan target Rp876 miliar baru mencapai Rp296 miliar, sedangkan dalam presentasi kurang lebih masih 33 persen. [Antara]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah