-->

Yotje Mende Akui Anggotanya Menembak saat Kericuhan di Karubaga

KOTA JAYAPURA - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Irjen Pol Yotje Mende mengakui, jika anggotanya yang mengeluarkan penembakan saat kericuhan di Karubaga, Kabupaten Tolikara, Jumat (17/7) lalu.

Kepada sejumlah wartawan di Tolikara, Kamis (23/7) Kapolda mengaku, sebanyak 23 orang dari 50 anggota Polri di Tolikara sudah dilakukan pemeriksaan oleh Ditreskrimum Polda Papua diback up tim dari Mabes Polri.

Kata Kapolda, ada tiga hal yang dilakukan dalam melakukan pemeriksaan, dimana pertama penyerangan itu sendiri saat pelaksaan sholat id, dan pembakaran kios yang kita buat dalam satu laporan polisi, Kedua, terjadi penembahakan yang dilakukan oleh anggota Polri dan ketiga soal surat edaran Gereja Injili di Indonesia (GIDI).

Jadi, sejauh ini sudah sebanyak 50 saksi yang kami mintai keterangan, dan sudah ada indikasi yang mengarah ke tersangka, tetapi saya belum bisa menyampaikan siapa tersangkanya. Ujar Kapolda.

Masih menurutnya, dari hasil pemeriksaan 23 anggota polri di Tolikara, tidak ada yang mengaku melakukan penembakan.  Namun, kita akan proses dari penembakan yang dilakukan oleh aparat dan pemeriksaan masih terus berjalan.

Kapolda juga mengaku, pihaknya juga sudah mengambil keterangan dari beberapa pendeta terkait dengan adanya surat edaran tersebut.  Oleh karena itu, Kapolda himbau kepada masyarakat tetap tenang, sebab masalah ini akan kita usut tuntas.

Kapolda juga menyampaikan bahwa kasus yang terjadi di Kabupaten Tolikara jangan disamakan dengan kasus di Kabupaten Paniai yang terjadi akhir tahun 2014 lalu.

Menurut Kapolda, kasus Tolikara dengan paniai berbeda, karena di Paniai, polisi mengalami kesulitan mendapat keterangan dari keluarga korban. Sementara kasus Tolikara, keluarga korban sangat kooperatif, kalau di Paniai, kami sulit dapatkan informasi. Kata Kapolda.

Kapolda juga mengaku jika kondisi kemanan di Tolikara saat ini sudah sangat kondusif. Bahkan, roda pemerintahan dan perekonomian di Tolikara sudah berjalan normal kembali. [PasificPos]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah