-->

Distrik Kwamki Narama Fokus Peningkatan Keamanan

TIMIKA (MIMIKA) –  Kepala Distrik Kwamki Narama, Yulius Murib SH menyatakan pihaknya saat ini fokus pada peningkatan rasa aman dan damai, sebab wilayahnya dalam beberapa waktu terakhir ini sudah kondusif dan lebih aman dibanding tahun-tahun yang lalu.

“Masyarakat disini juga ingin berubah dari sikap yang dulu, kini mereka ingin hidup damai sama seperti tempat lain, sehingga ketika ada masalah yang terjadi masyarakat lebih memilih mengurusnya di kepolisian,” ujarnya kepada Salam Papua, Jumat (4/9)

Dikatakan, kelompok peminum miras di wilayahnya ini sudah berkurang dari waktu lampau. Sebab masyarakat yang berada pada sembilan kampung, satu kelurahan ini dinilai sudah lebih sadar hukum.

 “Orang mabuk yang ada sekarang ini lebih banyak berkurang, mereka sekarang ini lebih banyak minum saja pada pesta atau acara saja, tidak seperti dulu yang minum di tempat-tempat tertentu baru palang jalan dan tagih uang. Mereka juga mabuk pada beberapa titik seperti di Pasar Panjang dan Olarua, tapi itupun tidak sampai mengganggu ketertiban masyarakat seperti pada waktu lempar batu  antara anak muda dan peristiwa panah beberapa waktu lalu,” jelas dia.

Judi king yang sebelumnya menggangu masyarakat di tempat itu juga ia akui sudah berkurang dengan minimnya aktivitas penyakit sosial itu di sekitaran lingkungan di distrik terkecil di Kabupaten Mimika ini.

“Sedangkan terkait judi king sudah tidak ada lagi, sebab dari unsur gereja dan unsur masyarakat, pemuda dan perempuan sudah satu suara untuk menolak barang ini. Sebab sekarang ini orang-orang sudah larang keras permainan ini sehingga kalau masih ada yang mau main, mereka biasanya ke kota,” tutur dia.

Selanjutnya, kurangnya aktivitas miras, judi dan kekerasan merupakan bukti nyata pihaknya untuk menjaga keamanan. Namun pihaknya mengharapkan aparat keamanan juga dapat memberikan apresiasi yang dilakukan masyarakat dengan hadir ditengah mereka..

“Masyarakat sendiri sudah komitmen untuk minta kehadiran keamanan di distrik ini dan satu-satunya cara untuk munculkan keamanan itu dengan kehadiran polsek dan koramil di tempat ini. Masyarakat sudah siapkan lokasi polsek dan koramil, tinggal tunggu persetujuan untuk bangun polsek dan koramil saja,” ungkap Yulius.

Kadistrik yang sudah melayani masyarakat Kwamki Narama selama hampir sembilan bulan ini menyatakan. Pihaknya bersama masyarakat akan menjunjung kedamaian melalui keamanan yang sudah tercipta.

 “Sekarang ini, kalau terjadi hal-hal yang mengarah ke anarkis, sudah tidak lagi diselesaikan dengan cara adat, tetapi dengan cara hukum sebab masyarakat sudah lelah dengan peristiwa-peristiwa perang suku yang dimulai dari masalah sederhana,” papar dia. [Antara]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah