Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Monday, 12 October 2015

Festival Budaya Asmat ke 31 Ditunda ke Januari 2016

loading...
AGATS (ASMAT) - Festival Budaya Asmat yang setiap tahunnya dilaksanakan pada Oktober, untuk pertama kalinya harus diundur dari jadwal sebelumnya. Tahun ini, seharusnya festival dijadwalkan akan dilaksanakan pada 8-13 Oktober.

Ketua Panitia Festival Budaya Asmat ke-31, Erick Sarkol menuturkan pengunduran waktu pelaksanaan hingga Januari mendatang. Namun, pada bulan tersebut harus dilihat kembali situasi dilapangan, sebab biasanya di bulan Januari musim ombak besar.

“Faktor utama pengunduran waktu pelaksanaan dikarenakan musim kemarau yang berkepanjangan dan sampai saat ini daerah Agats, ibukota Kabupaten Asmat masih dilanda kekeringan. Walaupun diundur hingga Januari, tetap harus diwaspadai karena dibulan tersebut ombak tinggi dan dikhawatirkan kepada masyarakat yang berada di pesisir pantai akan kesulitan untuk menuju Agats dalam pesta budaya ini,” jelasnya kepada GATRAnews melalui telepon selularnya, Kamis (8/10).

Lanjut Erick, Festival Budaya Asmat sebelumnya juga pernah 4 kali tak terlaksana, yakni pada 1987 saat itu Kuartor Museum Asmat sedang magang di Jerman, lalu tahun 2000 pembatalan dilakukan karena isu kemerdekaan Papua, lalu pada 2002 saat Asmat masih bergabung dengan Kabupaten Merauke dan saat itu ada Festival Budaya Papua di Merauke serta adanya pameran pembangunan, sehingga Festival Budaya Asmat juga tak terlaksana. Yang terakhir adalah 2010, saat itu bersamaan dengan perayaan keuskupan yang ke 40 tahun.

Pihaknya mengaku dana festival tahun ini telah dianggarkan Pemkab Asmat sebesar Rp 1,4 miliar dan harus dikembalikan lagi, karena pengunduran waktu pelaksanaan. Sementara akibat pengunduran waktu pelaksanaan, sejumlah wisatawan dari Perancis yang sudah mulai berdatangan ke Agats memilih mencari lokasi pariwisata yang lain.

“Setelah diberitahukan bahwa festival diundur, mereka terpaksa harus kembali lagi ke tempat asal mereka,” ucap Erick yang juga menjabat sebagai Kurator Museum Asmat. [Gatra]

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...