-->

Agats, Ibukota Kabupaten Asmat Yang Dibangun Diatas Rawa-Rawa

JAKARTA - Bicara soal tanah Papua, mungkin yang terpikir adalah keelokan Raja Ampat. Nah, coba kita ulik sisi lain selain Raja Ampat yuk.

Jika traveler berkesempatan berkunjung ke Papua, sempatkanlah untuk mampir ke sebuah kota yang bernama Agats.

Bagaimana tidak, Agats tidak berdiri di atas dataran yang kokoh melainkan hamparan lumpur dan rawa-rawa.

Tak perlu langsung kaget karena kota ini dibangun di atas rawa-rawa, guys. Meskipun dibangun di atas rawa, warga di sini mampu menyulapnya dengan cantik.

Dilansir dari Indonesiakaya.com, ada mitos yang beredar di masyarakat kenapa tanah di sini selalu basah dan berlumpur.

Menurut kepercayaan warga Agats, adanya rawa dan lumpur di daerah ini akibat dari sebuah kutukan dari seorang pastur bernama Jan Smith.

Ia mengajarkan Injil pada warga Papua, namun tiba-tiba meninggal tanpa ada yang tahu sebabnya.

Nah, sebelum meninggal, pastur itu membuat pernyataan yang disebutkan, wilayah pesisir selatan Papua yang bernama Agats akan basah dan menjadi wilayah rawa untuk selamanya.

Ketika traveler berkunjung ke Agats, kamu akan melihat patung pastur Jan di dekat pelabuhan.

Well, berhubung wilayahnya basah dan berlumpur, warga Agats punya cara keren dengan mengubah jalanan yang biasanya aspal menggunakan papan kayu, lho, guys.

Ada papan kayu yang menopang setiap bangunan. Mulai dari rumah, kantor Bupati, sekolah, rumah sakit, semuanya berdiri di atas papan kayu, dan terbuat dari papan kayu guys.

Nah, satu lagi yang bikin kota ini unik dan sehat.

Urusan transportasi, kota ini mayoritas menggunakan motor listrik atau berjalan kaki, so kamu nggak perlu khawatir dengan polusi.

Oleh karena itu, Agats menjadi tonggak wisata suku Asmat guys.

Tapi ada sedikit hal yang cukup memprihatinkan di kota ini

Karena berada di lingkungan rawa, maka tak heran akan terjadi krisis air bersih.

Akhirnya mereka menggunakan tandon air dan memaksimalkan air hujan sebagai sumber air mereka.

Gimana guys, tertarik berkunjung ke kota yang satu ini? (tribunnews/indonesiakaya)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah