Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Saturday, 18 March 2017

Dinas Peternakan Optimis Siwab Sukses Mimika

loading...
TIMIKA (MIMIKA) - Dinas Peternakan Kabupaten Mimika, Papua, optimistis upaya khusus sapi induk wajib bunting (Siwab) yang menjadi salah satu program prioritas pada 2017 akan sukses.

Kepala Disnak Mimika, Yosefina Sampelino di Timika, Kamis, mengatakan, target upaya khusus (Upsus) Siwab yang telah dicanangkan pemerintah pusat untuk Timika pada 2017, yaitu sebanyak 150 ekor sapi betina yang wajib bunting.

"Semua daerah diberikan target masing-masing dan untuk Timika ditargetkan tahun ini 150 sapi betina wajib bunting. Kami optimis program ini akan sukses," ujarnya.

Untuk mendukung suksesnya program tersebut, Disnak Mimika telah mempersiapkan sebanyak 200 sapi betina lokal yang dioptimalkan untuk bunting.

Untuk tahap pertama pelaksanaan program ini, petugas Disnak melakukan pemeriksaan gangguan reproduksi bagi semua sapi yang sudah disiapkan. Setelah itu baru akan dilaksanakan inseminasi buatan dengan semen yang didatangkan dari luar Timika.

Yosefina berharap dengan program ini sapi betina di Mimika setiap tahunnya dapat bunting sehingga terjadi peningkatan jumlah sapi dari tahun-tahun sebelumnya.

Selain itu para peternak sapi yang ikut dalam program ini akan diberikan asuransi dari pemerintah dengan biaya asuransi yang dibebankan kepada pemilik sapi sebesar Rp40 ribu.

Hal itu dilakukan guna mengantisipasi matinya sapi betina yang ikut dalam program tersebut. Dengan demikian pemerintah akan mengganti kerugian sebesar Rp10 juta bagi pemilik sapi.

Lokasi yang menjadi target program ini, yaitu SP 5, SP 6 dan SP 7, Distrik Iwaka, Timika. (antara)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...