-->

Lambert Jitmau Belum Terima Pengaduan Gizi Buru 16 Anak di Kladufu

 
KOTA SORONG - Pemerintah Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, belum menerima pengaduan kasus gizi buruk 16 orang anak di Kelurahan Kladufu yang ramai diperbincangkan publik.

"Terus terang saya baru mendengar informasi gizi buruk ini dari rekan-rekan wartawan," kata Wali Kota Sorong Lambert Jitmau menjawab pertanyaan wartawan dalam sebuah acara di Sorong, Kamis.

Dia mengatakan, akan memanggil Dinas Kesehatan serta Kelurahan terkait untuk menanyakan dan menjelaskan informasi gizi buruk yang beredar itu.

Menurut dia, kota maju tidak luput dari berbagai permasalahan sosial, termasuk masalah kesehatan. Jika benar ada gizi buruk akan menjadi perhatian serius pemerintah.

Ia mengatakan, Kota Sorong adalah salah satu kota jasa termaju di Papua Barat. Jika kota ini ada kasus gizi buruk, bagaimana dengan daerah-daerah lain yang masih sulit di jangkau.

Karena itu, saya tidak percaya bawa di Kota Sorong ada kasus gizi buruk, sebelum memanggil dan meminta keterangan dari SKPD terkait," ujarnya.

Pemerintah memiliki berbagai sarana layanan kesehatan dengan program-program kesehatan yang terjamin pelayanan dan kualitasnya. Sektor swasta pun sangat mendorong peningkatan pelayanan kesehatan.

Selain itu, kata Wali Kota, kesejahteraan masyarakat terus meningkat dari tahun ke tahun seiring dengan lajunya pertumbuhan ekonomi. Tidak mungkin terjadi kasus gizi buruk di Kota Sorong. (antara)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah