Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Tuesday, 4 December 2018

Diskominfo Papua Imbau Telkom Perhatikan Bekas Galian Kabel Optik

loading...
Diskominfo Papua Imbau Telkom Perhatikan Bekas Galian Kabel Optik
JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Papua, Kansiana Salle mengimbau pihak Telkom sebagai pelaksana proyek penggalian kabel optik, agar tak mentelantarkan bekas galian.

Hal demikian disampaikan Kepala Dinas Kansiana Salle di Jayapura, kemarin, menyikapi sejumlah keluhan warga.

Kendati demikian, dia yakin bekas proyek penggalian kabel optik tak bakal ditinggalkan begitu saja. Hanya saja, pihak pelaksana mesti menunggu penarikan kabel rampung, baru kemudian menimbun kembali seperti semula.

“Ya kita tentunya mengimbau pihak pelaksana penggalian kabel optik yakni Telkom ya untuk mengembalikan seperti semula pada setiap bekas galiannya. Namun, sebelum diimbau sebenarnya bekas galian selalu diperbaiki seperti semua”.

“Hanya memang warga diminta untuk bersabar sebab biasanya pemasangan membutuhkan waktu sehingga terlihat seperti dibiarkan begitu saja bekas galiannya. Kemungkinan menunggu pemasangan kabel itu rampung dan tersambung ke jaringan dulu. Selanjutnya baru ditutup dan dikembalikan seperti semula,” terang dia.

Kansiana menambahkan dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan pihak Telkom untuk menyampaikan keluhan warga tersebut. Dirinya pun masyarakat untuk tak gampang menyalahkan pihak tertentu, sebab pemasangan kabel optik membutuhkan prosedur yang memakan waktu.

“Apalagi program penggalian kabel optik ini kan sudah menjadi program nasional, yaitu Palapa Ring. Dimana program ini bertujuan membangun jaringan kabel optik di seluruh Indonesia. Intinya, Palapa Ring adalah suatu proyek pembangunan jaringan serat optik nasional yang akan menjangkau sebanyak 34 provinsi, 440 kota/kabupaten di seluruh Indonesia dengan total panjang kabel laut mencapai 35.280 kilometer, sedangkan kabel di daratan adalah sejauh 21.807 kilometer”.

“Dengan rampungnya Palapa Ring, maka Papua bakal mendapat ketersediaan layanan komunikasi dari voice hingga broadband sampai seluruh kota/kabupaten. Disatu sisi, terjadi efisiensi investasi yang akan mendorong tarif telekomunikasi semakin murah, percepatan pembangunan dalam sektor komunikasi khususnya di Indonesia bagian timur, lebih khusus Papua,” terangnya.

Sebelumnya, Alex Tappang seorang warga Jayapura mengeluhkan penggalian kabel optik di pinggiran jalan Kota Jayapura yang terkesan dibiarkan begitu saja dalam waktu yang lama. Dia berharap pihak Pemprov Papua mengambil tindakan untuk menegur sekaligus mendorong perbaikan bekas galian kabel optik itu. (DiskominfoPapua)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...