Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Thursday, 6 December 2018

Pemprov Papua Siap Dorong Peningkatan Pajak Bahan Bakar

loading...
Pemprov Papua Siap Dorong Peningkatan Pajak Bahan BakarJAYAPURA, LELEMUKU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mendorong peningkatan penerimaan daerah yang bersumber dari pajak bahan bakar kendaraan bermotor seiring dengan bertambahnya jumlah kendaraan bermotor serta tingkat konsumsi bahan bakar yang meningkat pertahunnya.

Menurut Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Anni Rumbiak mengatakan, penerimaan pajak bahan bakar kendaraan bermotor 2018, dinilai bertambah dibanding sebelunya. Untuk itu, dia berharap instansi terkait dapat terus mendorong peningkatan pajak bahan bakar, guna mendukung pelaksanaan pembangunan demi mewujudkan Papua bangkit, mandiri dan sejahtera yang berkeadilan.

“Realisasi Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB-KB) Rp 163.760.680.792 atau telah mencapai 99,85 persen dari target Rp164.000.000.000. Untuk itu, kita dorong terus agar terjadi peningkatan pajak bahan bakar di Papua pada masa mendatang,” terang Anni Rumbiak pada Rapat Koordinasi dan Rekonsiliasi Penerimaan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB-KB) serta Rapat Konsultasi Kesamsatan dengan para Dealer dan Sub Dealer di wilayah Papua, Selasa, (4/12), di Jayapura.

Ia katakan, untuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB ) Papua di 2018, dipastikan saat ini sudah melebihi target yang dicanangkan. Dimana untuk realiasasi penerimaan PKB sampai dengan November 2018, telah mencapai Rp 214.347.045.828. Angka ini naik 3,8 persen dari target sebelumnya yakni, Rp 207.208.420.000.

Anni mengapresiasi kenaikan dua jenis pajak daerah tersebut, sehingga pada masa depan dirinya mengharapkan seluruh pihak terkait dapat mempertahankan serta meningkatkan realisasi penerimaannya.

Sebab hal demikian, sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun perkiraan penerimaan daerah, khususnya penerimaan PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan bermotor (BBN-KB) tahun anggaran 2019.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Papua Gerson Jitmau, mengatakan untuk mencapai target pendapatan dari PKB  dan bahan bakar sebagaimana instruksi staf ahli gubernur, pihaknya berupaya akses pembayaran pajak oleh masyarakat.

“Sebelumnya pun kami sudah membuka Outlet Samsat di Mall Jayapura maupun mengadakan mobil samsat keliling”.

“Harapannya dari kegiatan ini, pajak kendaraan bermotor dan pajak bahan bakar bisa menjadi salah satu sektor penyumbang pajak terbesar Papua di masa depan.  Sebab patutu diakui, sampai saat ini Provinsi Papua masih bergantung pada sektor pajak sebagai salah satu andalan pendapatan asli daerah. Sektor pajak kendaraan bermotor menjadi yang paling favorit dalam pemasukan PAD tersebut,” pungkasnya. (DiskominfoPapua)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...