Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Tuesday, 29 October 2019

Benhur Tomi Mano Serahkan Bantuan Sosial Bagi Masyarakat Korban Demo Anarkis

loading...
Benhur Tomi Mano Serahkan Bantuan Sosial Bagi Masyarakat Korban Demo AnarkisJAYAPURA, LELEMUKU.COM – Wali Kota Jayapura, Provinsi Papua, Dr. Benhur Tomi Mano, MM, menyerahkan secara simbolis bantuan sosial bagi masyarakat yang menjadi korban aksi demo anarkis yang terjadi di Jayapura akhir Agustus lalu.

Bantuan sosial tersebut diserahkan pada hari Jumat, 25 Oktober 2019, bertempat di aula Sian Soor kantor Walikota, yang juga turut dihadiri Wakil Walikota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM.

Dihadapan masyarakat penerima bantuan sosial Walikota mengatakan, bantuan yang akan disalurkan pada tahap kedua ini merupakan bantuan yang diberikan oleh Tahir Foundation.  Total jumlah bangunan dan kendaraan yang terdata untuk diberikan bantuan yaitu sebanyak 647 unit yang terdiri dari  237 unit kendaraan dan 410 unit bangunan.

“Yang diberikan bantuan ini ada yang dijarah, dirusak dan dibakar. Bantuan dari Tahir Foundation ada Rp. 5 M dan yang disalurkan ini  sebesar Rp. 4.990.000.000,” jelas Walikota.

Ditegaskannya, bantuan berupa dana yang diterima pemerintah kota Jayapura pasca adanya aksi demo yang berakhir anarkis yaitu, dari Kementerian Sosial sebesar Rp. 1,2 M dan dari Tahir Foundation sebesar Rp. 5 M. Bantuan-bantuan tersebut lanjutnya, diserahkan ke masyarakat yang menjadi korban dan tidak sepeser pun yang diambil oleh pemerintah kota Jayapura.

“Bantuan yang Rp. 1,2 M dari Kementerian Sosial telah disalurkan kepada PKL dan mama-mama pedagang usaha kecil. Bantuan-bantuan ini diharapkan datanya disiapkan dengan baik dan laporannya akan diserahkan kepada pemberi bantuan dengan bukti foto yang lengkap. Jangan satu sen pun tercecer pada dinas (Dinas Sosial), ini haknya rakyat jadi disampaikan kepada rakyat yang kena musibah ini,” tegasnya.

Kepada masyarakat yang sudah menerima bantuan sosial diharapkannya, dapat menggunakan bantuan tersebut dengan baik dan bersama-sama kembali membangun sehingga perekonomian di kota Jayapura dapat bangkit kembali dan berjalan dengan baik. Masyarakat juga diminta untuk bersama-sama menjaga kota ini agar tetap aman dan damai.

“Kejadian pada tanggal 29 Agustus lalu dilakukan oleh orang-orang biadab dan tak beragama yang tidak takut Tuhan. Saya Benhur Tomi Mano ingin menjaga kota ini aman, ingin menjaga kota ini damai bagi semua orang yang tinggal di kota ini. Catat nama saya, ingat nama saya. Saya bangun kota ini dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pemerintah hadir untuk melindungi rakyat, untuk mengayomi rakyat, untuk menolong rakyat. Saya tidak akan tinggal diam untuk melawan mereka di kota ini,” tegas orang nomor 1 di kota Jayapura tersebut.

Mengenai janji dari pemerintah propinsi Papua yang akan memberikan bantuan sebesar Rp 28 M untuk para korban menurut Walikota, sampai sekarang bantuan tersebut belum direalisasikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, H. Irawadi, SH, MSi mengatakan, bantuan tahap pertama disalurkan melalui bank Mandiri sedangkan bantuan yang tahap kedua ini akan disalurkan melalui bank BNI.(HumasKotaJayapura)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...