Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Saturday, 30 November 2019

Tim Dayung Papua Sumbang Emas di Penutupan Popnas XV 2019

loading...
Tim Dayung Papua Sumbang Emas di Penutupan Popnas XV 2019JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Penantian akan medali emas akhirnya terwujud setelah tim Dayung Papua, yang turun di nomor Kayak 4 putri jarak 1.000 meter, menjadi yang terbaik jelang penutupan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XV 2019 Jakarta, Minggu (24/11/2019) sore.

Bertanding di Danau Situ Cipule, Karawang, Jawab Barat, atlet Papua Anita Wambrauw, Ester Daimoi, Enjelina Koibur dan Lea Laste Entong meraih medali emas dengan catatan waktu 4.08 menit. Menyusul tim Kalimantan Selatan 4.11 menit serta Jawa Barat dengan 4.12 menit.

Selain medali emas, Dayung Papua juga meraih medali perak dan perunggu lewat Herlin April Lali pada nomor Canoeing (C1) putri dan Anjelina Koibur di nomor Kayak (K1) putri.

Pelatih Dayung Papua, Erni Sokoy, bersyukur dengan prestasi yang dicapai tim dayung Papua.

Kendati demikian, ia sedikit kecewa dengan hasil itu sebab target meraih dua medali emas di tim Dayung belum terpenuhi.

“Dayung sebelumnya menargetkan dua medali emas, tapi hanya dapat satu. Untuk itu, kami mohon maaf kepada Dinas Pemuda dan Olahraga dan masyarakat Papua atas hasil yang belum memenuhi target itu”.

“Memang tim Dayung Papua rata-rata hanya melakukan persiapan selama tiga bulan, sementara lawan-lawan kita lakukan persipan yang panjang dan banyak dari Pelatnas. Tapi saya tetap bangga dengan atlet dayung Papua, apalagi mereka bisa memberi persaingan kepada atlet Pelatnas dari Provinsi lain,” pungkasnya.

Sekretaris Dinas Olahraga dan Pemuda Papua, Idris Salama, mengapresiasi capaian itu.

"Alhamdulillah, kita berhasil meraih satu medali emas, artinya prestasi Popnas 2019 meningkat dari dua tahun lalu di Jawa Tengah, dimana Papua belum mendapat medali emas,” pungkasnya. (DiskominfoPapua)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...