-->

Arif Situmeang Gantikan Chandra Dianto Jabat Dandim 1702 Jayawijaya

JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Tongkat estafet kepemimpinan Komandan Kodim (Dandim) 1702/Jayawijaya berganti dari Letkol Inf Chandra Dianto, S.H. kepada Letkol Inf Arif Budi Situmeang. Serah terima jabatan sendiri telah dilaksanakan pagi tadi, Jumat (18/12), bertempat di Aula Makorem, Kota Jayapura, dipimpin langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan.

Pada kesempatan tersebut, Danrem menekankan kepada pejabat baru untuk selalu melihat setiap perkembangan dilapangan di wilayahnya masing-masing. Sebelum menjadi kerawanan, agar segera mengambil langkah atau antisipasi sehingga tidak membesar.

“Dengan demikian diharapkan melalui kegiatan teritorial, dan dengan konsep Binter (Pembinaan Teritorial) segala permasalahan yang ada di wilayah dapat kita atasi”, ujarnya.

Maka dari itu diharapkan kepada pejabat lama menyerahterimakan semua yang telah dilakukan sehingga, situasi yang selama ini sudah kondusif dan sudah baik dapat dilanjutkan oleh pejabat yang baru.

“Situasi yang kondusif saat ini harus dipertahankan dan dilanjutkan oleh pejabat baru”, tekannya.

Danrem juga mengingatkan tentang pelaksanaan tahapan pilkada di beberapa wilayah di jajaran Kodim 1702/Jayawijaya yang belum usai.

“Walaupun kita telah selesai melaksanakan Pilkada, namun tahapan belum usai juga, sehingga diminta kepada Dandim baru agar mengantisipasi kerawanan yang timbul sebab itu yang akan menjadi tugasnya kedepan,” ungkapnya.

“Demikian juga yang tak kalah penting tentang kerawanan yang dapat ditimbulkan dari perbincangan mengenai Otsus di tanah Papua yang rencananya menuju kebijakan Otsus yang baru yang akan segera diberlakukan oleh Pemerintah,” pesannya. (Penrem172)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah