Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Tuesday, 23 February 2021

Expor Papua Januari 2021 Turun 42,96 Persen

loading...
Expor Papua Januari 2021 Turun 42,96 Persen

JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) Papua merilis data ekspor bumi cenderawasih pada Januari 2021 tercatat senilai US$232,22 juta atau menurun sebesar 42,96 persen dibanding bulan   sebelumnya senilai US$ 407,13juta. Kota Jayapura, Provinsi Papua Selasa (23/02/2021).  

Menurut Kepala BPS Provinsi Papua Adriana Helena Carolina, dilihat dari  jenisnya, ekspor  Papua pada Januari ini, hanya berupa non migas senilai US$ 232,22 juta.

Dimana ekspor ke enam negara utama pada Januari 2021 tercatat senilai US$ 181,53 juta atau menurun  48,26 persen dibanding nilainya pada Desember 2020 sebesar  US$350,87 juta. 

“Sementara ekspor ke negara lainnya pada Januari 2021 senilai US$50,69juta atau menurun 9,92 persen dibanding Desember 2020, sebesar US$56,27juta,” kata dia.

Impor Papua, lanjut dia, pada Januari 2021 juga tercatat senilai US$10,45 juta atau menurun  57,59 persen dibanding impor pada Desember 2020 senilai US$24,64juta.

Dimanan impor 10 golongan nonmigas utama pada Januari 2021 tercatat senilai US$8,31 juta atau menurun  2,66 persen dibanding Desember 2020 yang sebesar US$ 8,53juta.

Sementara impor dari tujuh negara utama pada Januari 2021 tercatat sebesar US$9,12 juta atau menurun 38,27 persen dibanding Desember  2020.

“Sedangkan tiga negara pemasok barang terbesar ke Papua pada Januari 2021 adalah Australia senilai US$8,77 juta (83,88persen), Korea Selatan dengan impor senilai US$0,88juta  (8,41 persen), serta Papua New Guinea (PNG) senilai US$0,39 juta (3,73persen),” pungkas dia. (Diskominfopapua))

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...