Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Monday, 22 February 2021

Tim Patmor IV Tanah Hitam Amankan "AW" Penadah Hasil Curanmor

loading...
Tim Patmor IV Tanah Hitam Amanlan "AW" Penadah Hasil Curanmor

ABEPURA, LELEMUKU.COM - Personil Pos Patroli Motor (Patmor) IV Tanah Hitam kembali mengamankan seorang pelaku penadah motor hasil curian bertempat di depan Bank BRI Tanah Hitam Distrik Abepura, Kota Jayapura, Provinsi Papua pada Minggu (21/02/2021) Malam.

Kasat Samapta Polresta Jayapura Kota AKP Septinus Osleky mengatakan, berawal saat melakukan patroli rutin guna menjaga dan memelihara Kamtibmas personilnya menemukan pengendara yang diduga mengendarai motor hasil curian.

"Ketika melaksanakan patroli rutin guna menjaga Kamtibmas, personil kami yang bertugas di Pos Patmor IV Tanah Hitam dengan dipimpin Brigpol Irwan menemukan pengendara yang dicurigai mengendarai motor hasil curian," ungkap Kasat.

Lanjutnya, personil Patmor langsung memberhentikan pengendara berinisial AW (22) yang diketahui adalah warga entrop untuk melakukan pemeriksaan terhadap motor Honda Beat warna putih yang dibawanya.

"Ketika dilakukan pemeriksaan terkait identitas kendaraan, diketahui bahwa SPM yang dibawa AW merupakan hasil curian, dimana telah dilaporkan hilang di Polsek Abepura pada Sabtu, 20 februari 2021," ungkap Kasat.

Ia menuturkan, pengendara langsung diamankan ke Pos Patmor IV tanah hitam bersama barang bukti untuk dilakukan pemeriksaan awal dan diketahui bahwa SPM tersebut dibeli olehnya seharga 2 juta rupiah dari orang yang tidak dikenalnya.

"Kami langsung membawa pelaku penadah yakni AW bersama barang bukti berupa SPM honda beat tersebut ke Mapolsek Abepura guna ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku dengan menyangkakan pasal Penadahan terhadap AW," ujarnya.

Kasat Samapta juga menghimbau kepada warga untuk tidak terpengaruh dengan motor yang dijual dengan harga murah apalagi bila tidak dilengkapi dengan surat-surat kepemilikan karena dikuatirkan barang tersebut merupakan hasil curian dan si pembeli tetap akan di proses sebagai Penadah tentunya.(Humaspolrestajayapura)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...