-->

Polisi Buru 2 Pelaku Penganiayaan di Sinakma yang Mengakibatkan Korban Meninggal Dunia

Polisi Buru 2 Pelaku Penganiayaan di Sinakma yang Mengakibatkan Korban Meninggal Dunia

WAMENA, LELEMUKU.COM – Kepolisian Resor Jayawijaya masih memburu pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korban Ida Patandianan (35) meninggal dunia di Sinakma Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Paua. Rabu (31/03/2021) pukul 19.30 Wit.

Pelaku yang berjumlah dua orang diduga dalam pengaruh minuman keras dan melarikan diri usai melakukan penganiayaan terhadap korban.

Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen, S.Sos, MM saat dikonfirmasi menyatakan bahwa korban sudah dinyatakan meninggal dunia dengan luka dibagian punggung akibat tebasan senjata tajam.

Kapolres menjelaskan bahwa kejadian berawal ketika korban bersama anaknya yang berusia 10 tahun sedang berjualan di dalam kios miliknya di Sinakma Wamena, saat itu sedang menerima telpon, tiba-tiba datang dua orang laki-laki yang tidak dikenal dalam keadaan dipengaruhi minuman keras datang meminta uang.

“Kemudian korban sempat memberikan uang sejumlah Rp 3.000,- (tiga ribu rupiah) kepada salah satu pelaku, namun setelah diberikan uang salah satu pelaku lainnya kembali meminta uang kepada korban sehingga pada saat itu korban menyuruh anak korban untuk mengambil sebuah tongkat untuk mengusir kedua pelaku,” jelas Kapolres.

Kapolres melanjutkan pada saat itu salah satu pelaku langsung masuk kedalam kios melalui celah-celah pintu kios dan langsung mengejar korban sembari mengayunkan parang ke arah korban dan langsung melakukan penikaman kearah punggung korban.Dan setelah itu korban bersama anaknya langsung berusaha melarikan diri kearah pintu belakang guna meminta bantuan, dimana sesampainya dibelakang korban bersama anaknya langsung diamankan oleh saksi yang merupakan tetangga korban masuk ke dalam rumah saksi.

“Setelah itu saksi langsung berusaha mengejar kedua pelaku, namun kedua pelaku berhasil melarikan diri melalui celah-celah pintu kios tempat awal kejadian. Selanjutnya korban bersama dengan saksi langsung diantar ke RSUD Wamena guna mendapat pertolongan medis lebih lanjut,” tutup Kapolres.

Kapolres menyatakan saat ini jajaran Kepolisian Resor Jayawijaya sedang memburu pelaku berdasarkan ciri-ciri yang sudah disampaikan oleh saksi, dan Kapolres juga menghimbau masyarakat untuk bersama-sama memberantas Moras di Jayawijaya karena semua tindak kejahatan di Wamena berawal dari Miras.(Humaspolresjayawijaya)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah