Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Thursday, 27 March 2014

Dua Warga Tewas Dikeroyok, Kota Timika Mencekam

TIMIKA (MIMIKA) - Suasana Kota Timika, ibu kota Kabupaten Mimika, mencekam setelah tewasnya dua warga yang bernama Yulius dan Natalis. Mereka diduga tewas dikeroyok sekelompok orang pada Kamis, 27 Maret 2014, pukul 04.00 WIT di Jalan Poros Satuan Pemukiman (SP) 7, Distrik Kuala Kencana.

“Keduanya diserang sekelompok orang saat sedang berkendara dengan motor di lokasi kejadian,” kata Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua Brigadir Jenderal Paulus Waterpauw, Kamis, 27 Maret 2014.

Menurut Paulus, kedua korban tewas dengan beberapa bekas luka panah, kapak, dan parang di tubuhnya. Akibat peristiwa ini, ratusan keluarga korban sempat menduduki Lapangan Timika Indah, Kota Timika, Kabupaten Mimika, setelah membawa jenazah keluar dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika.

“Motifnya masih dicari. Apakah terkait dengan bentrok antarwarga sebelumnya di Kampung Jayanti atau tidak,” ujarnya.

Dari data yang diperoleh Tempo, massa dari keluarga korban sempat melempari aparat kepolisian yang sedang berjaga terkait dengan aksi di Lapangan Timika Indah, sehingga polisi membubarkan massa. Massa kemudian mengusung dua jenazah korban ke rumah duka yang terletak di Jalur SP 6 Timika. [Tempo]
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :