Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Thursday, 27 March 2014

Sail Raja Ampat 2014 akan Dilaksanakan 21 Juni di Waisai

JAKARTA - Pemerintah kembali menyelenggarakan kegiatan Sail Raja Ampat 2014. Puncak acaranya akan dilaksanakan 21 Juni 2014 di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC), Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Bertujuan sebagai bagian dari pelaksanaan pembangunan serta kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan.

"Merupakan salah satu upaya mempromosikan potensi wisata Raja Ampat sebagai kawasan konservasi perairan dalam rangka mengembangkan ekonomi kelautan," ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo saat Launching Sail Raja Ampat dan Festival Danau Sentani 2014, di kantornya, Jakarta, Kamis (27/03/2014).

Sharif yang juga Ketua Panitia Pelaksana Tingkat Pusat Sail Raja Ampat 2014 mengatakan acara ini merupakan yang keenam kalinya diselenggarakan sejak 2009. Dimulai dengan penyelenggaraan Sail Bunaken 2009, Sail Banda 2010, Sail Wakatobi-Belitong 2011, Sail Morotai 2012 serta Sail Komodo 2013.

"Diikuti peserta dari berbagai negara. Negara yang terlibat adalah Malaysia, Australia, Belanda, Thailand, Filipina, AS dan beberapa negara lain," ujar Sharif.

Sail Raja Ampat memformulasikan kegiatan pelayaran di wilayah laut dan aktifitas lain yang berbasis kelautan dengan menekankan pada sektor wisata bahari. Menurut Sharif, sejumlah Kementerian/lembaga terlibat dalam acara ini dan menyinergikan program. Sehingga, dapat mendorong percepatan pembangunan pariwisata bahari utamanya di wilayah Papua Barat.

"Melalui pembangunan parawisata bahari diharapkan dapat memberikan nilai tambah dan meningkatkan perekonomian masyarakar di Papua Barat dan wilayah sekitarnya," ujar Sharif.

Ia menjelaskan Sail Raja Ampat adalah momentum untuk memajukan wisata bahari di tanah air. Targetnya adalah menjadi destinasi utama wisata dunia.

"Keindahan alam dan panorama laut di Kepulauan Raja Ampat yang memiliki sekitar 1.700 pulau akan menjadi daya tarik bagi wisatawan dunia," kata Sharif. [InvestorDaily]
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

1 comment :

  1. Semoga sukses, dalam memperjuangkan pembangunan kesejahteraan masyarakat Papua. Dan diharapkan tetap mempertahankan kelestarian alam sekitar

    ReplyDelete