Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Saturday, 11 July 2015

Satgasus Polres Jayapura Tangkap Tersangka Pembunuhan di BTN Organda Padang Bulan

KOTA JAYAPURA - Satuan tugas khusus (Satgasus) Polres Jayapura menangkap DH, tersangka kasus pembunuhan di BTN Organda, Kota Jayapura pada awal Juni lalu, di Kompleks BTN Puskopad Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Jumat pagi sekitar pukul 11.45 WIT.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Papua, Kombes Pol Patrige di Kota Jayapura, Jumat malam, mengemukakan DH ditangkap setelah sebulan penuh dikejar oleh tim Satgasus.

"DH ditangkap di Kompleks BTN Puskopad Sentani nomor 5 jalur 6 bawah, Kabupaten Jayapura," katanya.

Menurut dia, DH merupakan salah satu tersangka yang diduga kuat terlibat penyerangan di kompleks BTN Organda, Distrik Heram, Kota Jayapura pada awal bulan lalu yang menyebabkan dua warga meninggal dunia.

"Selain menangkap DH, tim Satgasus juga mengamankan barang bukti satu buah sepeda motor Jupiter MX, dan satu buah telepon seluler merk nokia," katanya.

Mengenai kronologis penangkapan, Patrige mengemukakan bahwa pada pukul 08.00 WIT, personil Satgassus Unit SV yang dipimpin oleh Ipda Budi Basra melaksanakan `hunting` target tersangka penyerangan kompleks BTN Organda dengan inisail DH.

"Berdasarkan informasi bahwa target DH, sudah beberapa hari ini berada di BTN Puskopad Sentani," katanya.

Lalu, pada pukul 11.45 WIT DH di tangkap di BTN Puskopad Sentani kemudian dibawa ke Mapolres Jayapura untuk dimintai keterangan.

"Selanjutnya pada pukul 12.10 WIT, DH tiba di Polres Jayapura untuk dimintai keterangan awal guna pengembangan. Kira-kira sejam kemudian, DH di bawa ke Polsekta Abepura," katanya.

Mantan Kapolres Merauke itu juga menambahkan, DH diketahui juga pernah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia di Pasar Baru, Sentani, Kabupaten Jayapura pada 2013.

"Pastinya DH akan diperiksa secara mendalam, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Termasuk mengidentifikasi sejumlah rekan-rekannya yang diduga ikut terlibat penyerangan di BTN Organda," katanya. [Antara]
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :