Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Friday, 7 April 2017

Akses ke Serui Dianggap Susah, PSSI Paksa Perseru Pindah Kandang

 
JAKARTA - Perseru Serui kemungkinan besar tidak akan melakoni partai kandang di Stadion Marora Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua di Liga 1 2017. Hal ini dikarenakan PSSI meminta Perseru mencari stadion alternatif untuk menjamu setiap lawan mereka.

Menurut Anggota Komite Eksekutif Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Gusti Randa, permintaan PSSI kepada Perseru untuk pindah homebase ini tidak lepas dari banyaknya keluhan soal transportasi yang datang dari klub-klub yang akan berpartisipasi di Liga 1.

"Hasil keputusan rapat Exco PSSI meminta Perseru untuk pindah homebase. Namun, mereka tetap akan bermain di Papua," ucap Gusti Randa.

"Permintaan ini karena adanya keluhan dari klub-klub. Ada beberapa kendala yang mereka hadapi, satu di antaranya tertahan di bandara," ia menambahkan.

Jarak dan waktu tempuh bagi setiap tim yang bertandang ke Serui memang cukup melelahkan. Hal ini dikarenakan setiap tim yang ingin bermain di Stadion Marora harus dua kali melakukan transit di Makassar dan Biak untuk mencapai Kepulauan Yapen.

Jika mengacu permintaan PSSI, Perseru bisa menjadikan markas Persipura Jayaypura, Stadion Mandala atau Stadion Barnabas Youwe, sebagai alternatif. Dua stadion tersebut lebih mudah untuk dijangkau karena berada di Jayapura. (bola.com)
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :