Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Tuesday, 11 April 2017

Endank Soekamti akan Garap Album Kedelapan di Tanah Papua

 
JAKARTA - Mandiri dalam bekerja, merdeka dalam berkarya. Prinsip itu selalu dipegang teguh oleh band punk rock, Endank Soekamti. Hal itu pula yang membuat 'aset' Yogyakarta ini selalu punya segudang ide baru dalam kiprah di industri musik.

Terbaru, Endank Soekamti mengumumkan kabar mengejutkan untuk rencana pembuatan album terbaru. Tidak tanggung-tanggung, album ke delapan tersebut bakal digarap di Tanah Papua.

"Seperti biasa setiap 2 tahun sekali di bulan puasa, Endank Soekamti akan pamit bersemedi untuk fokus mengerjakan album barunya. Tahun ini dalam 30 hari penuh, kita akan menyisir Papua," tulis akun Instagram resmi Endank Soekamti, Senin (10/4).

Menariknya, di Papua nanti, Endank Soekamti tidak hanya jalan-jalan dan menggarap album. Grup yang diisi Erix (vokal, bass), Dory (gitar), serta additional Super SAS pada drum itu menjadwalkan aktivitas lain yakni belajar. Namun ditail pembelajarannya belum dibeberkan secara langsung.

"Tidak hanya bertamasya sambil bikin karya, kali ini kita akan berlayar untuk belajar dan mengajar. Menebar mimpi sebanyak-banyaknya. Mengambil mimpi juga sebanyak-banyaknya untuk kemudian kita bagikan lagi ke teman semuanya," ungkap Endank Soekamti di postingan yang sama.

Tentu saja proses dan hasil tamasya Endank Soekamti ke Papua tersebut patut dinantikan. Merekam karya dengan konsep menetap di suatu pulau juga pernah dilakukan Endank Soekamti pada album ketujuh. Erix dan rekan-rekannya memilih kawasan Pulau Gili Sudak di Lombok, Nusa Tenggara Barat untuk lokasi pembuatan album yang akhirnya diberi judul Soekamti Day. Sebulan penuh kegiatan mereka di sana diupdate lewat video harian yang diunggah ke YouTube. (jawapos.com)
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :