Mama-Mama Pasar Lama Sentani Protes Tumpukan Sampah dengan Menghambur ke Tengah Jalan
pada tanggal
Kamis, 16 Juli 2026
SENTANI, LELEMUKU.COM – Ratusan ibu-ibu pedagang Pasar Lama Sentani menggelar aksi protes dengan membuang tumpukan sampah ke tengah Jalan Raya Sentani-Kemiri, Kamis (16/7/2026) malam, sebagai bentuk kemarahan atas sampah yang menumpuk hingga meja jualan mereka dan mengganggu aktivitas pasar.
Aksi yang terjadi sekitar pukul 19.00 WIT itu membuat arus lalu lintas di kawasan Pasar Lama Sentani tersendat total. Para mama terlihat melemparkan sampah dan kotoran ke badan jalan saat kendaraan masih melintas. Mereka memprotes para pedagang dan pengusaha di sekitar pasar yang membuang sampah di dekat kawasan mereka berjualan sayur dan hasil kebun.
Tumpukan sampah di Pasar Lama Sentani telah berlangsung hampir dua pekan dan menimbulkan bau menyengat yang mengganggu aktivitas warga maupun pelaku usaha. Seorang warga yang kerap membantu mengangkut sampah, Semi Hilapo, mengatakan sampah menumpuk diduga karena kendaraan pengangkut tidak beroperasi akibat keterbatasan pasokan bahan bakar minyak jenis solar.
"Dari pada sampah ini terus menumpuk dan bau, lebih baik kami buang ke jalan biar pemerintah melihat sendiri," ujar salah satu mama yang ikut dalam aksi protes, Selasa (16/7/2026) malam.
Warga lainnya, Mama Dessy Ondi, mengatakan hampir setiap hari tumpukan sampah terlihat di sepanjang Jalan Kota Sentani, khususnya di kawasan Pasar Lama. Menurutnya, sampah basah berupa sisa makanan menjadi penyebab utama bau menyengat yang dirasakan warga dan petugas kebersihan.
Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayapura, Salmon Telenggen, menjelaskan bahwa terhambatnya pengangkutan sampah dipicu oleh kendala operasional, terutama pasokan bahan bakar. SPBU Pertamina Lasminingsih di Jalan Hawai menghentikan pelayanan solar selama lima hari karena sedang menjalani pemeriksaan dan sanksi administrasi.
Hingga berita ini diturunkan, petugas Dinas Lingkungan Hidup dan pemerintah Kabupaten Jayapura belum memberikan tanggapan resmi terkait aksi protes yang dilakukan para mama Pasar Lama Sentani. (Evu)
