-->

Zakarias Y. Saukoray Minta Maaf Kepada Bupati Sarmi, Mesak Manibor

KOTA JAYAPURA - Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Sarmi, Zakarias Y. Saukoray, akhirnya menyampaikan permohonan maaf kepada Bupati Sarmi Mesak Manibor  dan keluarganya.

Hal ini disampaikan Zakarias menyusul pernyataannya di media massa maupun elektronik mengenai kinerja Bupati Mesak Manibor.

 “Selama ini adanya mis komunikas, sehingga terjadi kesalapamahan antaara kami dan Bupati Mesak Manibor. Jadi kami sampaikan permohonan maaf kepada Bupati Mesak Manibor,” ujar Zakarias kepada wartawan di Rumah Makan Murni Rasa 2 Kotaraja Distrik Abepura, Rabu, (7/1/2015).

Zakarias berharap, kedepannya Pemerintah Kabupaten Sarmi dapat bekerjasama dengan baik bersama LMA Sarmi maupun lembaga keagamaan di Kabupaten Sarmi dalam menata dan membangun kehidupan rakyat Sarmi yang lebih baik. Apalagi Bupati Sarmi adalah merupakan sosok putra Sarmi sendiri.

“Pemerintah, adat dan agama merupakan tiga tungku yang harus menjadi mitra untuk saling mendukung. Ketiga ini harus bergandengan tangan untuk membangun Kabupaten Sarmi,” ucapnya.

Zakaria meminta semua anak-anak asli Sarmi baik yang tergabung dalam tim 16 maupun bukan untuk menghentikan isu-isu yang selama ini diisukan di masyarakat Sarmi khususnya dan masyarakat Papua umumnya terhadap kepemimpinan Bupati Mesak Manibor. Cukup sudah,  marilah kita bergandengan tangan bersama bupati r dan rakyat Sarmi untuk membangun kehidupan rakyat Sarmi yang lebih sejahtera.

“Jika ada masalah dan masalahnya seperti apa, mari duduk bersama membicarakannya untuk mencari solusi terbaik, karena Bupati Mesak Manibor adalah anak asli Sarmi. Semuanya bisa diselesaikan dengan dialog bersama,” tandasnya.

Ia juga mengajak anak-anak asli Sarmi yang bekerja di pemerintahan Pemda Kabupaten Sarmi, agar dapat bekerja lebih baik lagi, jangan ada iri hati dan dendam, tapi hendaknya ada sikap saling mengasihi dan saling memaafkan.

Bahkan harus meningkat kinerjanya.Setiap anak Sarmi, baik yang berstatus PNS maupun swasta, sama-sama bergandengan tangannya, jangan duduk lipat tangan, tetapi singsikan lengan baju untuk membangun Sarmi.

Tak hanya itu, Zakarias juga meminta kepada Bupati Sarmi untuk  segera menggantikan kepala-kepala SKPD di lingkup Pemkab Kabupaten Sarmi yang kinerjanya tidak maksimal.“Saat bupati ada di Sarmi mereka juga tinggal, tapi ketika bupati keluar mereka juga ikut menghilang. Ini kan membuat kinerja di dinas tidak berjalan, sehingga berdampak terhadap output yang dihasilkan,” imbuhnya.[PapuaPos]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah