-->

Lukas Enembe akan Namai Jembatan Merah Holtekamp

Lukas Enembe akan Namai Jembatan Merah HoltekampJAYAPURA, LELEMUKU.COM - Gubernur Papua Lukas Enembe dipastikan bakal segera menamai Jembatan Holtekamp yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan jembatan “merah”.

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Papua Girius One Yoman, alasan penamaan jembatan oleh Gubernur dikarenakan sumber pembiayaannya pembangunan infrastruktur itu dari APBD provinsi yang didukung APBN.

“Memang perlu dijelaskan mengenai pemberian nama jembatan. Sebab jangan sampai masyarakat dibuat bingung, karena ada yang menamakan Jembatan Jokowi, Jembatan Papua Bangkit bahkan Jembatan Merah.”

“Kendati Gubernur yang paling pas memberi nama, perlu juga ada keterlibatan semua pihak terkait untuk memberi nama jembatan itu. Hanya yang pasti, pemberian nama tidak bisa nama sembarang. Karena siapapun yang punya kepentingan tidak boleh sebut nama jembatan dengan sembarang,” ucap Girius di Jayapura, Selasa (29/1).

Ia katakan, total alokasi anggaran pembangunan jembatan Holtekamp yang bersumber dari dana APBD Provinsi Papua dan APBN, sebesar Rp1,6 triliun. Sementara pada 2018 lalu, Pemprov Papua mengalokasi anggaran sebesar Rp400 miliar yang bersumber dari APBD dan APBN tahun lalu.

Dengan demikian, dipastikan bahwa seluruh anggaran pembangunan Jembatan Holtekamp bersumber dari APBD provinsi dan APBN. Sedangkan Pemerintah Kota Jayapura hanya mengalokasikan anggaran untuk pembongkaran gunung.

“Sehingga memang perlu kita jelaskan kepada publik bahwa pembanguan jembatan ini sumbernya dari provinsi dan pusat. Makanya nanti untuk peresmiannya akan dilakukan oleh Presiden Jokowi sekitar Maret 2019 mendatang.”

“Sebab pembangunan jembatan Holtekamp dan Ring Road kami upayakan sudah rampung pada Maret nanti,” jelas ia.

Sementara jelang rencana peresmian Jembatan Holtekamp, Girius mengimbau warga setempat atau yang melintas agar tak mencorat-coret salah satu ikon kebanggaan masyarakat bumi cenderawasih tersebut, saat resmi beroperasi.

Sebab jembatan tersebut nantinya bakal memberi keuntungan terhadap masyarakat Kota Jayapura dan sekitarnya, lebih khusus dari sisi ekonomi. Pihaknya pun mengharapkan jembatan tersebut, bisa segera beroperasi, supaya tingkat kemacetan di Kota Jayapura dapat diminimalisasi. (DiskominfoPapua)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah